| Senin, 28 Januari 2008 | INTERNASIONAL |
Mesir Bertekad Kuasai Perbatasan GazaRAMALLAH - Mesir bertekad menguasai perbatasannya dengan Jalur Gaza, kemarin. Sementara pemerintahan Presiden Palestina Mahmud Abbas menyatakan sepakat dengan Kairo untuk menangani perbatasan itu, dengan tidak melibatkan Hamas. Namun pertanyaan muncul tentang implementasi kesepakatan itu, mengingat ada penolakan dari Hamas. Kelompok militan itu merebut Gaza dari pasukan Abbas Juni 2007 dan membongkar perbatasan dengan Mesir pada Rabu lalu, mengabaikan blokade Israel. Mesir berjuang menutup perlintasan perbatasan tersebut saat ratusan ribu warga Gaza berbondong-bondong ke negara itu untuk membeli makanan. Hamas mengancam tetap akan membuka perbatasan itu sampai kelompok itu diberi peran dalam kesepakatan perlintasan perbatasan mendatang. Israel sejauh ini menolak permintaan Abbas agar menguasai beberapa perlintasan Gaza, termasuk perlintasan dengan Mesir di Rafah. Namun para pejabat Palestina menyatakan presiden akan mengangkat kasus itu dalam perundingan dengan PM Israel Ehud Olmert di Jerusalem. Bobolnya perbatasan di Rafah makin memperlemah kampanye dukungan Amerika Serikat untuk mengurangi pengaruh Hamas dan memperkuat Abbas dengan memulai lagi perundingan damai dengan Israel. Hamas menolak menghentikan perjuangannya melawan Israel.(rtr-niek-26) |