logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Januari 2008 EKONOMI
Line

PRPP Rancang Ruang Pamer Internasional

SEMARANG-Pengelola PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) berupaya menggandeng investor untuk pengembangan balai dan lahan yang dimiliki. Ke depan, pengelola akan menjadikan PRPP sebagai ruang pamer internasional dengan daya dukung Taman Mini Jawa Tengah, New PRPP Convention Center (NPCC).

Direktur PRPP, Titah Listiorini mengatakan, pengembangan ini direncanakan dengan pembangunan gedung yang mampu menggabungkan ke empat balai serta empat sasana yang sudah ada. Diharapkan upaya itu mampu memperbesar kapasitas daya tampung 2 balai yang saat ini sudah bisa mencapai 5.000 orang untuk round table dan 10.000 orang untuk standing party.

Hingga kini memang masih ada kendala dalam menggandeng investor. Pihaknya berupaya mengubah status tanah seluas 41 hektar yang berupa Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Pemprov menjadi Hak Guna Bangunan (HGB). ''Biaya pengubahan status itu membutuhkan dana Rp 8 miliar. Kami belum memiliki dana sebesar itu. Syukur bila ada investor yang mau membiayai,'' katanya, kemarin.

Penurunan Omzet

Terkait proses pembangunan jalan akses ke bandara, diakui berdampak terhadap penurunan omzet selama setahun terakhir. Khusus Taman Mini Jawa Tengah penurunan omzet bisa sampai 35% dari rata-rata pengunjung 500 orang per hari. Untuk target Rp 571,5 juta pun hanya tercapai Rp 369 juta.

Di samping itu, infrastruktur PRPP menjadi ambles karena jalan baru ditinggikan menjadi 1,7 meter dari tinggi jalan semula. Dampak itu terkena pada PRPP, Puri Maerokoco, serta Restoran Kampung Laut.

Meski demikian, dia optimistis pembangunan jalan baru itu di masa mendatang justru akan lebih menguntungkan. Pasalnya akan berada di jalan utama. Upaya untuk menahan kian amblesnya lahan PRPP, di antaranya telah dilakukan peninggian sebagian jalan hingga 30 cm, optimalisasi dan penambahan pompa air, penanggulan dan membuat pintu air agar terhindar banjir. Di samping itu, penghijauan dilakukan dengan penanaman 7.500 batang pohon bakau dan 400 batang pohon ketepeng. Sementara yang sedang direncanakan, yaitu memperbaiki fasade depan dengan merenovasi pagar sepanjang 300 meter dan renovasi Gerbang Legowo.

Pengelola NPCC, Alex Hendrik mengatakan sebenarnya keberadaan balai di PRPP memiliki daya tarik. Itu terbukti selama 2007 mampu melayani 92 even, baik acara pernikahan maupun pameran. Rata-rata sewa gedung di tempat itu menelan Rp 30 juta/even, yang tentunya bukan biaya kecil. (H22-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA