logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 26 Januari 2008 SALA
Line

Polisi Sebar Sketsa Wajah Perampok

KLATEN- Polres Klaten akan membuat dan menyebarkan sketsa wajah para pelaku perampokan yang beraksi di rumah juragan ayam potong, Bambang Tri Mulyo (39) warga Jl Pedan-Karangdowo, Desa Jatiswetan, Kecamatan Pedan, Kamis (24/1). Tujuh orang saksi sudah dimintai keterangan.

Kapolres Klaten AKBP Drs Rikwanto melalui Kasat Reskrim AKP Mugi Sekarjaya mengatakan secepatnya sketsa wajah akan dibuat. ''Dari tujuh saksi mungkin saja masih ada yang bisa mengingat pelakunya,'' ujar dia Jumat (25/1).

Meski hanya mengingat salah satu dari enam perampok diharapkan sketsa itu akan membantu proses pengungkapan. Tujuh saksi yang sudah dimintai keterangan adalah Bambang, Ani Mulyani, Dito, Sasha, Ari, Bayu, dan Andi. Mereka adalah penghuni rumah yang sempat disekap para perampok. Sementara Yuli (19) pembantu rumah tangga yang tidak disekap hanya dimintai keterangan saat di lokasi. Sebab saat perampok beraksi, dia masih tidur di kamarnya.

Tim Khusus

Selain mensketsa wajah, Satreskrim juga membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus itu. Tim terdiri dari 10 anggota Satreskrim yang disebar dan berkoordinasi dengan jajaran di daerah lain.Terlebih di beberapa daerah aksi-aksi perampokan juga terjadi .

Seperti diberitakan, enam perampok menyatroni rumah Bambang Tri Mulyo (39) di Jl Raya Pedan-Karangdowo. Mereka menyekap menghuni rumah dengan senjata tajam dan membawa kabur mobil Toyota Yaris, sepeda motor Honda Vario, perhiasan dan uang.

Lebih lanjut Kasat Reskrim mengatakan ada dugaan komplotan yang beraksi itu dari luar kota. Sebab menurut para saksi logat mereka bukan logat Jawa Tengah. ''Namun masih kami dalami. Termasuk adanya kemungkinan orang sekitar yang terlibat,'' jelas dia.

Yuli, pembantu rumah tangga yang tidak disekap mengatakan saat kejadian dia hanya mendengar ada percakapan di kamar depan. Dia menduga, majikannya sedang bercakap-cakap usai bangun pagi. ''Jadi saya kembali tidur dan tidak sempat keluar kamar saat perampok itu mengobrak-abrik rumah,'' ujar dia. (H34-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA