| Sabtu, 26 Januari 2008 | PANTURA |
Giliran Dealer Telkomsel Dibobol
PEKALONGAN - Setelah Kantor Simpan Pinjam Bank Danamon, Doro dan Kajen serta Kantor FIF Kajen Kabupaten Pekalongan, juga Gerai Fren dibobol maling beberapa hari lalu, kini giliran dealer Telkomsel Kota Pekalongan, Leo Phone dibobol kawanan penjahat, Jumat (25/1). Dari kejadian tersebut, uang Rp 8 Juta lebih yang disimpan di laci raib. Dua buah handphone (Hp) merek Siemens dan Sony juga hilang. Menurut Branch Manager Leo Phone, ruko Jl Gajahmada Kota Pekalongan, Hafid Tri Wibowo, pagi itu dia membuka gembok pintu toko. Saat itu, dia bersama Marzuki, petugas kebersihan di tempatnya bekerja. Usai membuka pintu, karyawannya kemudian bergegas masuk ke dalam toko untuk bersih-bersih. Ketika di dalam toko, Marzuki terkejut melihat eternit kantor berlubang. Selanjutnya dia melaporkan kepada pimpinannya. "Begitu melihat ada lubang di eternit, saya tidak berani memegang apa-apa dan melapor ke polisi," ucap Hafid. Disetor ke Bank Dia menjelaskan, sebelumnya tidak pernah menyimpan uang di kantor. Setiap mendapatkan uang selalu disetor ke bank. Di samping itu, beberapa hari sebelum kejadian, dia selalu tidur di tempat kerjanya. Kapolresta Pekalongan AKBP Drs Kushariyanto melalui Kapolsekta Pekalongan Utara AKP Sumarjo mengatakan, dirinya mendapat laporan di dealer Telkomsel dibobol pencuri. Selanjutnya, sejumlah anggota diperintahkan datang ke tempat kejadian dan melakukan penyelidikan. "Hasil penyelidikan itu kemudian kami gelar untuk menyimpulkan siapa pelakunya," tegasnya. Kesimpulan penyelidikan antara lain menunjukkan motif pencurian dan pelakunya hampir sama dengan pembobolan di gerai Fren, sekitar seminggu lalu. Sementara ini dia sudah mencurigai seseorang dan segera menindaklanjutinya.(H4-17) |