logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 26 Januari 2008 OLAHRAGA
Line

PSIS

Sukawi Belum Dapat Laporan

SEMARANG-Wali Kota Sukawi Sutarip mengaku belum memperoleh laporan mengenai keputusan Panitia Anggaran (Panggar) DPRD, agar dana bantuan Rp 10 miliar untuk PSIS dikembalikan ke kas daerah. Rencana Panggar munggul setelah hasil evaluasi Gubernur Ali Mufiz tentang Raperda APBD 2008 Kota Semarang diperoleh. "Saya belum mengetahui karena belum mendapat laporan," kata Sukawi, ketika ditemui seusai peringatan Tahun Baru Islam di Balai Kota, Kamis lalu.

Sebelumnya diberitakan, panggar DPRD Kota Semarang merekomendasikan, agar dana Rp 10 miliar yang sedianya dialokasikan untuk PSIS dikembalikan ke kas daerah. Sebab, tidak ada landasan hukum yang kuat atas pemberian dana hibah untuk klub kebanggaan warga Semarang itu. Panggar hanya menetapkan, dari Rp 15 miliar yang tercantum pada pos bantuan untuk KONI, Rp 5 miliar di antaranya dipastikan dikucurkan untuk induk cabang-cabang olahraga tersebut.

Sukawi, yang juga ketua umum PSIS itu tidak memberikan tanggapan, ketika ditanya apakah PSIS akan jalan terus atau tidak jika dana APBD tak bisa dicairkan. "Saya belum dilapori. Se-baiknya tanya yang lain saja ya," ujarnya.

Iuran

Ketua Bidang Liga Alamsyah Satyanegara mengemukakan PSIS tetap akan ikut kompetisi musim depan meski dananya terbatas. Waktu sekitar enam bulan sebelum kompetisi digelar pada Juli mendatang akan dimanfaatkan untuk menggalang dana. Selain mengupayakan sponsor, pengurus juga akan iuran agar tim kebanggaan warga Semarang ini bisa bersaing dengan tim-tim lain, baik di Superliga maupun Divisi Utama.

"Kami memang sudah siap membentuk tim tanpa APBD. Tapi, kalau nanti akhirnya dapat dana APBD, itu akan lebih baik. PSIS tetap siap dengan ataupun tanpa dana APBD pada musim depan," tegas pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi tersebut.

Rencananya pembentukan tim akan dilakukan April. Namun, se-belumnya pengurus akan memilih pe-latih pertengahan Februari. Sete-lah itu, pelatih dan Pengcab PSSI Kota Semarang akan melakukan talent scouting untuk pemain lokal Semarang. Dengan dana terbatas, perekrutan pemain lokal dinilai sebagai salah satu solusi.

"PSIS tetap akan memperhatikan pemain-pemain lokal Semarang. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan akan mengontrak pemain jadi guna mendukung performa tim," tandasnya. (H9, H13-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA