| Sabtu, 26 Januari 2008 | NASIONAL |
Lomba Jurnalistik Wartawan Menanam Berhadiah Puluhan JutaSEMARANG-Panitia Gerakan Wartawan Menanam dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2008 tak hanya melakukan gerakan menanam di objek wisata Telaga Menjer, Kecamatan Garung, Wonosobo pada Minggu 27 Januari mendatang. Lebih dari itu, insan pers diberi kesempatan mengikuti lomba karya jurnalistik wartawan menanam bagi wartawan media cetak dan media online. Termasuk masyarakat umum juga diberi kesempatan mengikuti. Ketua PWI Jateng yang juga Ketua Panpelda HPN 2008 Sasongko Tedjo didampingi project officer Gerakan Wartawan Menanam Don Kardono, kemarin menjelaskan, ada empat kategori yang dilombakan. Yakni, kategori straight news, tulisan tentang aksi wartawan menanam di Telaga Menjer; kategori penulisan feature; kategori foto wartawan menanam; dan kategori foto bertema bakti lingkungan. Kategori straight news yang dinilai tim juri menyangkut berita/ laporan, foto, bahasa, kelengkapan informasi, posisi tulisan di media, layout, dan luasan di media. Adapun kategori feature yang dinilai menyangkut kedalaman tulisan, humant interest, objeknya manusia dan menanam, gagasan/ide orisinal, dan bisa memengaruhi orang untuk menanam. Adapun untuk kategori foto wartawan menanam, aspek yang dinilai menyangkut objek wartawan menanam di Wonosobo (boleh di Telaga Menjer, Dieng, atau lokasi lain) dan foto harus pernah dimuat di media. Untuk kategori foto bertema bakti lingkungan, ketentuannya objek foto bisa di mana saja, bisa di luar Wonosobo dan tidak harus wartawan menanam. Temanya pengabdian pada lingkungan, dan foto tidak harus dimuat di media. ''Untuk kategori ini, pesertanya tak harus wartawan atau fotografer. Artinya, masyarakat umum boleh mengirimkan karyanya dalam lomba.'' Don Kardono menambahkan, total hadiah yang disediakan panitia untuk empat kategori Rp 20 juta. Juara I masing-masing kategori berhak mendapatkan uang tunai Rp 2,5 juta, juara II Rp 1,5 juta, dan juara Ill Rp 1 juta. Dihadiri Menteri Karya yang akan disertakan dalam lomba harus pernah dimuat di media massa terbitan 23 Januari-7 Februari 2008. Batas akhir pengumpulan karya yang dilombakan pada 8 Februari 2008, dan dikirimkan ke Panitia Gerakan Wartawan Menanam HPN 2008 Gedung Pers Jateng, Jalan Tri Lomba Juang (Mugas). ''Pengumuman hasil lomba pada 9 Februari saat berlangsung puncak HPN,'' lanjut Don. Juri lomba berasal dari unsur birokrat dan lingkungan perguruan tinggi yang juga mantan jurnalis. Yakni, Adi Nugroho, akademisi yang juga humas Undip, mantan wartawan Harian Sore Wawasan; Andreas Pandiangan (Unika Soegijapranata Semarang) yang juga mantan wartawan Tempo; dan H Kholiq Arif, bupati Wonosobo yang juga mantan wartawan Jawa Pos. Kegiatan Wartawan Menanam ini merupakan kerja sama antara PWl Pusat, PWI Jateng, Pemprov Jateng, Pemkab Wonosobo, SPS, SGP, PPPI, PRSSNI, IJTI, ATVSI, ATVLI, yang didukung PT Djarum. Ditambahkan, menteri yang memastikan hadir adalah Menkominfo M Nuh dan Menhut MS Kaban. Gubernur Jateng Ali Mufiz juga menyatakan akan hadir. (C27-62) |