| Sabtu, 26 Januari 2008 | SEMARANG |
Pasca Relokasi Pasar JetisHari Pertama, Ramai PembeliSALATIGA- Sejumlah pedagang Pasar Jetis yang sudah membuka tempat dagangannya di Pasar Andong Jalan Osamaliki Salatiga di hari pertama, merasa senang karena jumlah pembeli yang datang banyak, Jumat (25/1). Kondisi itu berbeda sekali dengan ketika mereka berjualan di Pasar Jetis. Namun demikian, ada juga pedagang yang harus memulai usahanya dari nol karena kehilangan pelanggan lama. Ny Prihandini (25), seorang pedagang sembako mengatakan, meski tempat jualan pedagang belum sepenuhnya selesai ditata, pembeli sudah berdatangan ke pasar tersebut. ''Pukul 07.00 tadi, pembeli sudah ramai berdatangan kesini. Kondisi ini berbeda waktu berjualan di Pasar Jetis. Meski sudah pukul 09.00, pembeli yang datang hanya sedikit,'' kata Ny Prihandini yang mengaku baru berjualan sembako selama 3 tahun di Pasar Jetis. Tentu saja kondisi tersebut membuatnya senang. Pasalnya, selain punya pelanggan lama, ia juga mendapat pelanggan baru yang tinggal di sekitar Pasar Andong tempatnya berjualan. ''Saya berharap kondisi ini juga akan terjadi di Pasar Jetis setelah renovasi pasar tersebut selesai,'' katanya. Hal senada juga di ungkapkan Siti Suprapti (53) seorang pedagang sayuran yang mengaku sudah berjualan sekitar tahun 1980. ''Syukur Alhamdulilah mas, baru buka pertama, pasar sudah ramai di kunjungi pembeli,'' ucapnya. Ketika membuka dagangan, ia merasakan greget berjualan di tempat yang baru tersebut. Ia tidak menduga kalau pembeli yang datang bakalan ramai. Kehilangan Pelanggan Berbeda halnya dengan Ny Jumami (45) seorang pedagang ayam potong. Ia harus memulai kembali usahanya dari nol. Pasalnya, ia kehilangan pelanggan lama waktu berjualan di Pasar Jetis dan harus mencari pelanggan baru lagi. ''Lebih enak berjualan di Pasar Jetis karena saya sudah punya pelanggan tetap disana,'' kata Ny Jumami. Meskipun demikian, ia berharap dagangannya bisa seramai ketika berjualan di Pasar Jetis. Begitu juga sebaliknya, setelah selesai dibangun dan pindah kembali ke pasar yang lama, pembeli juga diharapkan ramai. Terpisah, Kasi Sarana Prasarana dan Kebersihan Fardian Pamilih mengatakan, Pasar Jetis akan segera dibangun setelah surat perintah kerja (SPK) dari Pemkot turun. Pembangunan tersebut rencananya memakan waktu selama enam bulan. ''Sebelum Lebaran, diharapkan pembangunan sudah selesai dan pedagang bisa kembali ke Pasar Jetis,'' katanya. Sementara itu, sejumlah pedagang di Pasar Jetis masih ada yang membongkari kios dan lapak mereka untuk dipindah ke tempat yang baru. Mereka diberi batas waktu tiga hari untuk segera mengosongkan pasar tersebut. Sedangkan di Pasar Andong sendiri, seluruh pedagang belum seluruhnya berjualan karena masih sibuk menata tempat jualannya. (J12-16) |