| Sabtu, 26 Januari 2008 | SEMARANG |
Hujan Balon di Pembukaan Pameran Ikapesta 2008HUJAN air sudah tak asing lagi. Tetapi ketika dihadapkan pada 'hujan' yang lain bisa jadi orang akan terheran-heran. Tengok saja ketika di New PRPP Convention Centre terjadi hujan balon. Hujan balon? Bagaimana bisa? Sudah barang tentu bisa. Ketika sebuah balon berukuran besar pecah, di dalamnya berjatuhan balon-balon kecil. Jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan balon. "Lebih tepatnya, ada 800 balon berukuran kecil,'' kata Wulan, pemilik Balon Bunga. Hujan balon itu merupakan salah satu spesial efek yang ditampilkan dalam acara pembukaan Pameran Ikapesta 2008 bertema ''Glamorous Parade'' ini. Tak hanya taburan balon yang memeriahkan acara itu tetapi juga beragam atraksi lain seperti kembang api yang dibuat seperti air terjun. Diakui Wulan, spesial efek mulai dipakai pada acara pesta pernikahan. Kembang api yang berbentuk air terjun ini menjadi salah satu yang digemari. "Ini biasanya dipilih untuk momen wedding kiss,'' imbuh dia. Potongan Simpel Menurut Christian, salah seorang peserta parade busana pengantin dengan potongan simpel mulai banyak diminati. Hanya saja, bukan berarti simpel di sini jauh dari kemewahan. Berbagai ornamen ditambahkan sebagai pemberi efek gemerlap. Kristal yang digunakan pun cenderung berukuran kecil, atau bahkan lebih tepat ketika disebut 'lembut'. Meski berukuran kecil, efek yang ditampilkan saat terkena sinar membuat busana yang ada makin terlihat elegan. Ketua Umum Ikapesta Benita Eka Arijani menuturkan, para pengunjung mungkin akan membutuhkan waktu cukup panjang untuk dapat melihat seluruh stan yang digelar. Hal itu dikarenakan banyaknya peserta yang ikut berpartisipasi. "Jumlah peserta yang sangat banyak ini tidak dimaksudkan untuk membingungkan pengunjung. Tapi untuk lebih memberikan banyak pilihan,'' tuturnya. (Roosalina, Budi Winarto-56) |