| Sabtu, 26 Januari 2008 | BANYUMAS |
Undang Investor untuk Atasi PengangguranBANYUMAS-Ribuan pendu-kung Bambang Priyono (BP)-Tossy Aryanto menyatakan sanggup mengantar pasangan itu jadi bupati dan wakil bupati tanpa imbalan uang. Janji tersebut diucapkan saat menghadiri kampanye perdana pasangan calon tersebut di Alun-alun Kota Banyumas, sore kemarin. ''Kalian datang ke sini mengharapkan dapat apa?'' tanya Agus Wija-yanto, Ketua Tim Sukses BP-Tossy. ''Tidak mengharapkan apa-apa,'' jawab massa serempak. ''Apakah kalian mengharap uang untuk ongkos pulang?'' ''Tidaaakkk!'' teriak mereka. Mereka yang datang ke alun-alun ada yang memakai kaos merah, hijau, dan kuning. Mereka semua mengharapkan perubahan setelah BP-Tossy memimpin Banyumas. ''Suara rakyat tak bisa dibeli. Rakyat hanya mengharapkan bisa hidup tenang dan sejahtera,'' tandas Agus. Itu bisa dicapai jika banyak investor masuk dan mendirikan pabrik-pabrik yang bisa mengatasi pengangguran. Massa yang sebagian besar kaum muda menyambut antusias janji itu. Kuasai Banyumas Mereka meneriakkan ungkapan: BP-Tossy balane pengangguran, penderes, petani, pekerja, pedagang, dan penarik becak. Kampanye perdana BP-Tossy kemarin berlangsung di tujuh kecamatan. Tossy memulai dari Sokaraja, lalu Kalibagor, dan Somagede. BP dari Tambak, Sumpiuh, Kemranjen, dan puncaknya bersama-sama di kota lama Banyumas. Mereka berdua berjalan dari tempat transit menuju alun-alun dikawal tokoh punakawan Bawor. Rombong-an dimeriahkan permainan grup musik kentongan Irama Bambu ''Satria'' dari Baturraden. Juru kampanye yang ditampilkan adalah Sunarto Arief, Gus Anam, Ibnu Salimi, dan KH Mudatsir dari elemen partai pendukung. (P16-27) |