logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 25 Januari 2008 SALA
Line

Subosukowonosraten

Panahan Ditarget 15 Medali

KLATEN- Cabang panahan ditarget menyumbang 15 medali untuk kontingen Klaten pada Porprov 2009 di Solo. Cabang panahan memang primadona Klaten dalam mendulang medali, selain beberapa cabang lainnya.

''Semula saya merasa berat dengan target itu, namun kalau melihat semua cabang sangat bersemangat dalam menghadapi Porprov, saya jadi optimistis. Apalagi Klaten mempunyai atlet muda yang potensial,'' kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengkab Perpani Klaten, H Suharno.

Untuk persiapan Porprov, Klaten akan menerjunkan 24 atlet terbaik. Suharno menyebut nama beberapa atlet muda yang mempunyai peluang bagus seperti Fauzun, Risang Januarto, dan Sakuila.

Sejak Januari 2007, Perpani giat mengirimkan atlet ke berbagai kejuaraan, baik yang diadakan oleh perpani pusat, pengda Jateng, klub maupun lainnya. Hasilnya cukup memuaskan karena selalu membawa pulang medali.(F5-42)

Keluarga Miskin Dapat Stiker

KLATEN-Pemkab Klaten berencana memasang stiker di seluruh rumah milik keluarga miskin, untuk melindungi hak-hak warga miskin akan bantuan. Dengan stiker itu, bantuan pemerintah tidak lagi meleset.

Kepala Bagian Sosial Pemkab Klaten Rantiman SH mengatakan, Kamis (24/1) kemarin, pemasangan itu untuk menghindari terjadinya ketidakvalidan data warga miskin.

Tahun 2006 lalu, tercatat 290.000 jiwa warga miskin. ''Namun, saat pendataan ulang tahun 2007, angkanya naik menjadi 400.000,'' ujarnya.

Membengkaknya data tersebut ditengarai dikarenakan ada orang-orang yang sebenarnya tidak miskin, namun masuk dalam daftar keluarga miskin.

Atau, ada orang yang tahun sebelumnya masuk kategori miskin, tetapi ngotot minta dimasukkan sebagai warga miskin, meskipun perekonominya sudah membaik.(H34-58)

Mantan Ketua KNPI Dilaporkan

SRAGEN-Forum Komunikasi Organisasi Kepemudaan Sragen (Forkos) diwakili Eko Wijiono, Dodok Sartono, Imam Rochadi, kemarin melaporkan Saiful Hidayat, mantan Ketua KNPI, ke polisi dengan tuduhan korupsi dan penyalahgunaan dana KNPI Rp 125 juta. Dana tersebut berasal dari bantuan APBD Sragen.

''Kami minta polisi mengusut tuntas kasus yang merugikan keuangan negara,'' tutur Imam Rochadi, Ketua GM FKPPI didmpingi Dodok Sartono SE dari Pemuda Muhammadiyah.

Pengaduan diterima Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Aiptu Joko Sunarno. Imam Rochadi berharap, polisi menyikapi serius pengaduan itu.

Forkos akan memantau perkembangannya.

Terpisah Saiful Hidayat mengaku pihaknya belum mendengar soal pengaduan Forkos itu ke polisi.

''Saya tidak berkomentar dulu, karena belum mengetahui pengaduan itu,'' tuturnya singkat.(nin-63)

Persis Mungkin Dibantu APBD

SOLO- Kemungkinan Persis mendapatkan dana APBD 2008 masih terbuka. Ketua DPRD Surakarta, Hariadi Saptono menyatakan, anggaran untuk tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu bisa dialokasikan pada pos bantuan wali kota.

''Peluang Persis untuk mendapatkan dana APBD 2008 adalah dari bantuan wali kota. Namun itu terserah wali kota. Besarnya berapa, sudah ada plafon yang ditentukan sesuai aturan. Tentu saja harus melalui proses pengajuan proposal oleh pihak Persis,'' katanya tanpa bersedia menyebutkan berapa besaran bantuan yang bakal bisa diperoleh.

Dia menampik anggapan kalangan legislatif tidak peduli dengan Persis. Tidak dimasukkannya anggaran untuk Persis pada pos tersendiri disebabkan tidak ada usulan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di tingkat eksekutif.

Ketua KONI Surakarta, Suroto Mangunsudarmo menambahkan, bantuan yang dibutuhkan Persis sedikitnya Rp 5 miliar. (G13-42)

Rp 7,3 Juta untuk Penemu Fosil

SRAGEN - Kantor Pariwisata Investasi dan Promosi (KPIP) Sragen memberikan uang kompensasi Rp 7.350.000 kepada enam warga yang menyerahkan temuan fosil ke Museum Sangiran, Selasa (22/1). Keenam penemu adalah Asmorejo (57), Suparmin (55), Setiawan (29), Supardi, keempatnya warga Manyarejo, Kecamatan Plupuh, Sragen, dan Bambang (36) warga Krikilan, Kalijambe, serta Feri (16) warga Krendhawahana, Gondangrejo, Karanganyar.

Wibowo Endritono, Penanggungjawab Objek Wisata Sangiran yang mewakili KPIP, Kamis (24/1) mengatakan, uang kompensasi diambilkan dari pos anggaran untuk penemuan fosil tahun 2007.

Bambang (36) warga Krikilan, Kalijambe, yang menerima uang kompensasi karena menemukan beberapa benda purbakala mengatakan, dia berterima kasih atas uang kompensasi itu. Penantian yang dilakuannya selama empat bulan akhirnya terjawab sudah.(J5-63)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA