| Jumat, 25 Januari 2008 | OLAHRAGA |
Nigeria Berada di Ujung TandukACCRA - Situasi berada di ujung tanduk kini dialami Nigeria. The Super Eagles harus mengalahkan Mali pada laga kedua Piala Afrika 2008 Grup B di Sekondi, Jumat ini, jika ingin menjaga peluangnya lolos ke perempat final. Mali bukan tim yang mudah untuk ditaklukkan. Jika Nigeria kalah dan Pantai Gading berhasil mengatasi Benin, The Super Eagles dipastikan masuk kotak. Meski Nigeria dalam situasi kritis, pelatih Berti Vogts tak menunjukkan kekhawatiran. Coach asal Jerman itu tetap optimistis. ''Para pemain saya punya semangat tinggi. Mereka akan memberikan segalanya karena situasi menuntut mereka berjuang lebih keras,'' kata Vogts yang pernah membawa Jerman merebut Piala Eropa 1996. Dia bahkan percaya Joseph Yobo cs akan menjadi tim yang disegani di benua Afrika di masa mendatang. Bekas bek tangguh itu menyadari Mali memiliki beberapa pemain top seperti Frederic Kanoute, Seydou Keita dan Mahamadou Diarra. ''Tim ini memiliki semangat solidaritas dalam menghadapi Piala Afrika. Solidaritas menjadi kunci yang menentukan,'' ujar Seydou Keita, kapten Mali. Senegal Tertahan Sementara itu, pada pertandingan di Grup D, Senegal ditahan Tunisia 2-2. Pada laga lain di grup yang sama, Angola berbagi skor 1-1 dengan Afrika Selatan (Afsel). Tunisia yang ditukangi Roger Lemerre, memimpin berkat gol Issam Jomaa ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit. Senegal tersentak, namun baru bisa menyamakan kedudukan menjelang babak pertama usai melalui Bayal Sall. Diomansy Kamara membawa Senegal ganti memimpin di menit ke-66. Akan tetapi, tendangan jarak jauh Mejdi Traoui tujuh menit sebelum bubaran, membuat Tunisia selamat dari kekalahan. Angola yang tampil dinamis, leading lewat Manucho Goncalves. Pemain muda milik Manchester United itu membobol gawang Afsel pada menit ke-30. Upaya keras Afsel untuk menyamakan kedudukan baru terwujud di menit ke-88. Tembakan jarak jauh Elrio van Heerden membuat pasukan Carlos Alberto Parreira mendapat satu angka. (rtr,A7-31) |