logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 25 Januari 2008 OLAHRAGA
Line

Edi Sabet Emas Catur

  • ASEAN Paragames 2008

SOLO - Para pecatur Indonesia merebut satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu pada ASEAN Paragames 2008 di Thailand. Pecatur tunanetra Edy Suryanto meraih emas di nomor perorangan dengan mengumpulkan nilai 6,5 dalam tujuh babak. Dengan hasil tersebut, atlet asal DKI Jakarta itu mengulang sukses yang pernah diukirnya pada ASEAN Paragames 2005 di Filipina.

"Pada babak terakhir, Edy remis dengan Coo asal Malaysia," kata pelatih catur Badan Pembina Olahraga Cacat (BPOC) Sri Harjono melalui layanan pesan pendek (SMS), Kamis (24/1). ASEAN Paragames 2008 berlangsung mulai 17 Januari.

Satu perak disumbangkan pecatur putri asal Bali Ni Ketut Adyanti dengan nilai 4. Pada babak terakhir Adyanti bertemu dengan pecatur Vietnam Trieu Thu. Dua perunggu masing-masing dipersembahkan Taufik Hidayat dari nomor cepat dan tim beregu tunanetra atas nama Edy Suryanto/Dati.

Protes

Harjono mengungkapkan, banyak wasit tak paham peraturan sehingga sering merugikan pecatur-pecatur Indonesia. "Saya sempat protes karena ada pecatur yang menyandang kecacatan mata low vision tapi diperbolehkan menggunakan kacamata kir. Kenapa wasit tak paham notasi," imbuhnya.

Lima pecatur tergabung dalam kontingen Indonesia yang bertolak dari Jakarta, 16 Januari. Mereka adalah Edy Suryanto, Edy Lee (DKI), Taufik (Jateng), Ni Ketut Adyanti (Bali), dan Dati (Jabar). Pencapaian tersebut hanya meleset pada raihan perak. Cabang catur semula ditargetkan merebut satu emas, dua perak, dan satu perunggu.

"Kami cukup puas atas raihan itu karena hanya sedikit meleset dari target BPOC. Rencananya para pecatur ini akan kami kirim untuk mengikuti kejuaraan Malaysia Open, Juni," ungkap Harjono. (D11-78)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA