logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 25 Januari 2008 OLAHRAGA
Line

Problem Sponsor Beres

JAKARTA- Pertarungan juara dunia tinju kelas bulu WBA Chris John melawan penantangnya Roinet Caballero yang sempat mengalami kesulitan sponsor kini terselesaikan. Perusahaan jamu PT Sido Muncul memastikan diri menjadi sponsor utama tarung wajib (mandatory fight) di Stadion Tennis Indoor Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/1), tersebut.

"Kami mengambilalih sponsorship setelah pihak-pihak lain tak bersedia mensponsori pertandingan ini. Apalagi Chris John merupakan salah satu ikon produk kami," kata Dirut Sido Muncul Irwan Hidayat didampingi pengamat tinju Syamsul Anwar Hidayat, Kamis (24/1).

Kesediaan Sido Muncul menjadi sponsor utama dalam laga bertitel Kuku Bima Ener-G World Boxing Concer itu dilandasi fakta bahwa Chris John merupakan kebanggaan bangsa Indonesia. Menurut Irwan, pihaknya secara moral ikut bertanggung jawab atas pertarungan itu.

"Saya tak ingin persiapan mental Chris John terpecah hanya karena tak ada sponsor hingga hari H-4. Makanya kami putuskan mensponsori pertarungan ini," terangnya.

Saat ditanya mengenai nilai sponsor yang ditanggung, Irwan tak bersedia mengungkapkannya. Yang pasti, lanjutnya, nilai untuk mensponsori pertarungan yang hanya akan berlangsung 3-4 jam itu sama dengan biaya promosi perusahaannya selama 2-3 bulan.

Standar

Pertarungan yang akan disiarkan secara live oleh salah satu stasiun televisi itu akan dimeriahkan artis-artis dan tokoh nasional. Masyarakat yang ingin menonton langsung bisa membeli tiket seharga Rp 100 ribu (kelas tribun) dan Rp 200 ribu (VIP).

Syamsul Anwar mengungkapkan, pertarungan Chris John tak disukai promotor tinju internasional karena dinilai tidak menjual. Anggapan itu muncul karena pola tarungnya standar dan tak menjanjikan permainan hingga knock-out (KO).

"Laga Chris John dinilai tak istimewa. Tidak ada ronde yang menjanjikan pertarungan seru dan berdarah-darah yang membuat penonton degdegan," tuturnya. (J22-78)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA