logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 25 Januari 2008 OLAHRAGA
Line

Panpel Sidoarjo Perketat Keamanan

SIDOARJO-Panpel 8 besar di Sidoarjo tak mau kecolongan. Sebanyak 1.500 petugas yang antara lain datang dari Kepolisian, TNI, dan Satpol diterjunkan untuk mengamankan jalannya laga antara Arema Malang versus PSMS Medan di Stadion Gelora Delta, Sabtu besok.

Antisipasi itu ditempuh untuk menghindari terjadinya kerusuhan pada laga vita tersebut. Panpel tak ingin kasus Kediri terjadi di Kota Udang itu.

"Ini adalah partai rawan, makanya pengamanan harus diperketat," kata Ketua Panpel, Slamet Riyadi kepada wartawan, kemarin.

Petugas dari Polres Sidoarjo, Polwiltabes Surabaya, Polda Jatim serta satuan Brimob, termasuk kendaraan taktis water cannon dilibatkan. Selain itu, diterjunkan pula pasukan antihuru hara. "Jumlah petugas keamanan lebih banyak dibanding biasanya," tambahnya.

Digeledah

Walaupun Aremania terkena sanksi tiga tahun dari Komdis PSSI tak boleh menyaksikan pertandingan sepak bola yang digelar PSSI, pendukung Arema tetap banyak yang datang ke stadion saat ''Singo Edan'' bertanding melawan Sriwijaya FC, Rabu lalu. Namun, mereka tak lagi memakai pakaian kebesaran biru tua berlambang singa.

Kabag Operasional Polres Sidoarjo, AKP Leonardus Simarmata menyatakan, peningkatan penjagaan dan pengamanan harus ditingkatkan.

"Setiap suporter yang akan masuk stadion digeledah barang bawaannya," katanya.

Sebanyak tiga pertandingan babak 8 besar Liga Djarum Indonesia 2007 di Stadion Gelora Delta telah berlangsung aman dan lancar. Manajer Kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI) Joko Driyono mengaku salut atas kinerja panpel. Menurutnya, panpel telah berkoordinasi secara baik dan rapi dengan semua pihak terkait.

"Kami puas dengan kinerja panpel yang dibantu semua pihak terkait," katanya. (G14-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA