| Jumat, 25 Januari 2008 | OLAHRAGA |
Sony Tantang Lin DanJAKARTA- Pemain tunggal putra Sony Dwi Kuncoro bakal kembali menantang pebulu tangkis nomor satu dunia Lin Dan. Keduanya akan bertemu di perempat final Korea Terbuka Super Series 2008. Sony yang menjadi unggulan keenam melangkah ke babak delapan besar setelah menundukkan pemain tuan rumah Shon Seung-mo 21-19, 21-10 di Seoul, Kamis (24/1). Anggota Pelatnas Cipayung asal Jatim itu beberapa kali tertinggal di set pertama. Namun, dia selalu berhasil mengejar untuk menyamakan kedudukan sebelum menang tipis pada set tersebut. Di set berikutnya, Sony yang mengandalkan smes mengendalikan permainan dengan mengumpulkan 15 angka berturut-turut untuk memimpin 16-1. Pemain peringkat enam dunia itu akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan 21-10. Hasil tersebut memperbaiki rekor kemenangan Sony atas Seung Mo menjadi 3-2 dalam lima pertemuan. Lin Dan yang merupakan unggulan utama maju ke babak delapan besar setelah mengungguli pemain Hong Kong Chan Yan Kit 21-12, 21-14. Menurut catatan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Sony dan Lin Dan telah berjumpa dalam sembilan pertemuan. Tujuh pertandingan terakhir dimenangi Lin Dan. Selain Sony, ganda putri Vita Marissa/Lilyana Natsir juga harus bertemu unggulan pertama Zhang Yawen/Wei Yili di perempat final. Pasangan juara China Masters yang pekan lalu tersingkir di putaran kedua Malaysia Super Series itu hanya membutuhkan waktu 18 menit di babak 16 besar. Mereka menundukkan pasangan Polandia Kamila Augustyn/Nadiezda Kostiuczyk 21-10, 21-16. Tersingkir Sayangnya, langkah Sony gagal diikuti rekannya sesama pemain pelatnas, Simon Santoso. Simon tersingkir di putaran kedua setelah kalah dari andalan Korsel Park Sung-hwan 10-21, 21-17, 18-21. Kekalahan juga dialami ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan dari Lars Paaske/Jonas Rasmussen 18-21, 12-21. Pekan lalu di final Malaysia Super Series, Markis/Hendra menundukkan pasangan Denmark tersebut. Pasangan Pelatnas Cipayung yang baru saja naik ke peringkat satu dunia itu kalah hanya dalam 27 menit. "Kami mainnya sedang tidak enak, sering mati sendiri," kata Hendra. Pada laga lain, Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto menaklukkan pasangan Malaysia MZ Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan MT 21-19, 19-21, 21-12. Luluk/Alvent melaju ke perempat final untuk menghadapi Jung Jae-sung/Lee Yong-dae (Korsel). Dua ganda campuran, Flandy Limpele/Vita Marissa dan Muhammad Rijal/Greysia Polii, juga lolos ke babak delapan besar. Flandy/Vita menyingkirkan sesama ganda pelatnas Devin Lahardi/Lita Nurlita, sedangkan Rijal/Greysia menundukkan Joachim Fischer Nielsen/Britta Andersen (Denmark). (ant-78) |