| Jumat, 25 Januari 2008 | MURIA |
Banjir Surut, Demam Menyerang
KAYEN- Surutnya air banjir di sejumlah desa yang tergenang sejak sepekan terakhir, memunculkan banyak penyakit, salah satunya demam tinggi yang dirasakan warga. Seperti yang terjadi di Dukuh Penggingwangi, Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo. "Setelah air surut, banyak warga di sini yang mengalami demam tinggi seperti demam berdarah. Sudah dua orang yang dirawat di RS Persiapan Kayen," ujar warga setempat, Agus Sukrisno, kemarin. Adapun 74 keluarga di dukuh tersebut yang sebelumnya mengungsi di Balai Rakyat dekat Masjid Al Faruq sebagian besar sudah pulang ke rumah masing-masing. Hanya 15 keluarga yang hingga kemarin masih menghuni pengungsian tersebut. Dia mengatakan, kondisi di rumah memang belum kering. Sebagian besar jalan kampung masih terendam air yang sudah berbau dan berwarna hijau. "Mungkin karena air yang kotor ini banyak menimbulkan penyakit. Banyak sekali nyamuknya baik siang maupun malam," jelasnya. Masih Selutut Sebagian besar warga yang masih bertahan di pengungsian itu, rata-rata rumahnya berada di bagian utara. Sebab, daerah tersebut datarannya lebih rendah dibandingkan lainnya. "Jalan kampung di bagian utara masih selutut, tapi di dalam rumah sepaha. Jadi penghuninya belum bisa menempati rumahnya," tambah warga lainnya, Arifin. Surutnya air menjadikan jalan desa menuju arah Bulung, Kudus itu sudah bisa dilintasi meski genangannya masih mencapai 30 sentimeter. "Kalau kendaraan besar bisa lewat, tapi sepeda motor biasanya dinaikkan songkro (gerobak, Red)," jelas dia.(H49-76) |