| Jumat, 25 Januari 2008 | EKONOMI |
Sekilas EkonomiIndosat Target 200 Ribu PelangganPURWOKERTO-PT Indosat Tbk Cabang Purwokerto 2008 ini menargetkan penambahan pelanggan sekitar 200 ribu di wilayah Banjarnegara. Purbalingga. Banyumas, Cilacap dan Kebumen (Barlingmascakeb). Tahun lalu jumlah pelanggan 500 ribu atau 35 %. Dari jumlah itu, Cilacap menduduki jumlah pelanggan terbanyak dibanding empat kabupaten lain yakni 30 %. Untuk mengejar target itu, konsentrasi akan difokuskan untuk menggarap pelanggan di Banjarnegara dan Kebumen. Persentase jumlah pelanggan dua kabupaten ini memang masih tertinggal. Kepala Cabang Indosat Purwokerto Petrus Canisius Sutrisno mengatakan, dua kabupaten tersebut tertinggal karena Indosat baru mulai menggarap sekitar tahun 2003. Saat itu jaringan juga masih sedikit sehingga lebih banyak diambil oleh kompetitor lain yang lebih dulu masuk. ''Tapi tahun ini kami akan maksimalkan untuk dua kabupaten tersebut. Karena pasarnya masih menjanjikan dan respons masyarakat terhadap produk Indosat juga bagus,'' kata Sutrisno, Rabu lalu dalam keterangan pers, di RM Sederhana Purwokerto. (G22-59) Tahun Edukasi Perbankan SOLO -Kantor BI Solo bekerja sama dengan , Sub BMPD Jateng Surakarta dan Perbarindo DPC Solo Raya akan menggelar pencanangan ''Tahun Edukasi Perbankan 2008'' di Stadion Manahan Solo, 27 Januari. Kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat pada perbankan di Solo Raya. Menurut Pemimpin Bank Indonesia Surakarta Dewi Setyowati kurangnya pemahaman ini menyebabkan muncul permasalahan antara masyarakat dan perbankan. ''Salah satu sebab timbulnya permasalahan itu karena belum memadainya tingkat pengetahuan masyarakat, di bidang keuangan, khususnya perbankan,'' ujar dia, kemarin. (bt-59) Niaga Targetkan Tumbuh 20% JAKARTA-PT Bank Niaga Tbk menargetkan pertumbuhan kredit baru di atas 20% untuk segmen korporasi pada tahun 2008, atau minimal Rp 2,4 triliun. Rencananya, pembiayaan akan difokuskan pada korporasi yang bergerak di bidang agribisnis. Direktur Bisnis dan Korporasi Bank Niaga Chaterinawati Hadiman di Jakarta kemarin mengatakan, pihaknya membukukan kredit baru korporasi sebesar Rp 3,4 triliun pada tahun lalu. Dengan demikian, total pinjaman Bank Niaga untuk segmen tersebut telah mencapai Rp 12,4 triliun per akhir 2007. (bn-59) |