| Jumat, 25 Januari 2008 | BUDAYA |
Album Lita Jadi Barang BuktiJAKARTA - Mungkin baru kali ini, sebuah album lagu menjadi bagian dari barang bukti pengungkapan kasus penembakan misterius (petrus). Ya, itulah yang terjadi ketika Edwin Partogi SH, Kepala Biro Litbang Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), menyerahlan album Tirai Kelahiran 83 Lita BM ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Gedung Komnas HAM Jakarta, Selasa (22/1). Album berisi kesaksian Bathi Mulyono, salah seorang korban petrus yang selamat, dinyanyikan Lita BM. Lita adalah anak Bathi, yang ditinggal sang ayah dalam pelarian sejak bayi hingga berumur 10 tahun. Syair tembang berisi curahan hati korban penembakan misterius itulah yang bakal dijadikan barang bukti oleh Komnas HAM untuk mengungkap pelanggaran oleh negara tersebut. Bathi menggandeng Kontras dan Komnas HAM untuk membongkar kejahatan kemanusian itu sebagai bagian dari hak warga negara. (G20-53) |