| Kamis, 24 Januari 2008 | SALA |
Sembilan Anak Keracunan Buah Jarak
KLATEN- Sembilan anak warga Dusun Brajan, Desa Gempol, Kecamatan Karanganom keracunan usai memakan buah jarak pagar (Jatropha Curcas Euphorbiaceae) Selasa (23/1). Mereka adalah Indrajaya (7), Jadi Satria (5), Sriyanto (13), Ruji (6), Kino (10), Oki (6), Alan (5),Tiwi (8) dan Heri (7). Indra dan Jadi dirawat inap di RS PKU Muhammadiyah, sedangkan Sriyanto dan Tiwi dilarikan ke RSUD Pandanaran, Kabupaten Boyolali. Indra mengatakan, buah jarak pagar itu mereka makan saat bermain di dekat kebun milik Darmo (45) Selasa pukul 17.00. Saat mereka asyik bermain menemukan buah jarak yang masih di pohon sepanjang pinggir kebun. Sriyanto yang duduk di kelas dua SMP mengatakan kepada rekan-rekannya jika buah itu enak dimakan. Dia lalu mengambil satu biji, dipecah lalu isinya dimakan. Ajakan dan ulah Sriyanto diikuti anak-anak lainnya. Ramai-ramai mereka memakan buah jarak pagar itu. ''Setelah itu kami pulang dan malamnya kepala terasa pusing dan perut sakit ,'' ujar Indra yang masih tergolek di RS. Selain pusing dan perut sakit, warna muntahan berwarna hitam. Tidak berapa lama adiknya yakni Jadi Satria juga merasakan hal yang sama. Keduanya dibawa ke bidan desa tetapi tidak sanggup sampai akhirnya dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah. Tidak berapa lama beberapa anak lain juga menyusul dibawa ke RS. Sriyanto dan Tiwi yang memakan buah paling banyak terpaksa dilarikan ke RSUD Boyolali.( H34-42) |