| Kamis, 24 Januari 2008 | INTERNASIONAL |
Amerika Ganjal Sidang DK PBBNEW YORK - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menghentikan sementara sidangnya satu hari sampai tercapai kesepakatan yang akan menyatakan secara tegas Israel harus mengakhiri penutupan wilayah Jalur Gaza. Namun, seorang diplomat di PBB yang tak mau disebutkan namanya pesimistis bahwa Amerika Serikat akan menyetujui pernyataan bersama yang tengah digodog oleh ke-14 anggota Dewan Keamanan. ''Para anggota menginginkan teks pernyataan hasil kompromi, namun tampaknya tidak akan disetujui oleh Amerika Serikat),'' kata diplomat itu. ''Pernyataan apapun yang dihasilkan nanti haruslah mendapatkan persetujuan dari semua anggota DK PBB.'' Pertemuan tersebut diadakan atas permintaan negara-negara Arab dan negara-negara Islam untuk menyikapi kondisi yang menimpa 1,5 juta warga Jalur Gaza. Libia, selaku ketua Dewan Keamanan, mengajukan draft yang menyerukan agar Israel segera mengakhiri blokade wilayah Gaza dan memastikan dapat masuknya bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina tanpa halangan, kendala dan hambatan. Dalam teks pernyataan bersama itu juga disebutkan Israel harus mematuhi kewajibannya sesuai hukum internasional, termasuk hukum kemanusiaan, dengan segera menghentikan semua kebijakannya yang melanggar hukum terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Namun, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Zalmay Khalizad mengatakan draft yang sedang diproses itu tak dapat diterima Washington karena tidak menyinggung soal serangan roket yang diarahkan ke wilayah Israel. (ant-25) |