| Selasa, 22 Januari 2008 | SEMARANG |
Pedagang Lama Dapat Miliki Kios Gratis
DEMAK - Meski melibatkan investor dalam pembangunan Pasar Bintoro Demak, menurut Direkur Utama PT Puma Satya Perkasa Dr H Giyanto, para pedagang lama mestinya bisa memiliki tempat penjualan secara gratis. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemkab menawarkan lanjutan pembangunan pasar tersebut kepada investor. Dengan demikian, para pedagang lama yang ingin kembali memiliki kios, los ataupun ruko harus dengan cara membeli. Giyanto berpendapat, menggratiskan pedagang lama memiliki kembali kiosnya bukan hal yang tidak mungkin. Sebab, dapat dilakukan dengan cara mensubsidi silang dari penjualan kelebihan ruko, kios dan los kepada para pedagang baru. Pada bangunan pasar yang masih dalam proses pengerjaan, jumlah ruko, kios dan los lebih banyak dari jumlah yang lama. Artinya, ada peluang bagi pedagang baru yang berkeinginan memiliki tempat jualan di situ. Bagi pendatang baru, harus membeli dengan harga yang dapat memberikan subsidi bagi pedagang lama. ''Dari sinilah subsidi silang dapat dimanfaatkan agar pedagang lama bisa memiliki lokasi untuk berjualan secara cuma-cuma,'' kata Giyanto yang juga investor asal Demak tersebut. Rp 14,5 Miliar Apalagi anggaran untuk pembangunan Pasar Bintoro tahap pertama sebesar Rp 14,5 miliar berasal dari APBN dan APBD. Dana tersebut sebagai subsidi yang tidak terpisahkan untuk para pedagang. ''Ada beberapa investor yang siap melakukan pembangunan dengan konsep demikian. Bahkan, saya sendiri sejak awal mengusulkan tidak perlu adanya dana APBD dan APBN murni. Banyak investor yang bersedia membangunnya dengan berbagai konsep kemudahan bagi pedagang.'' ujarnya. Dalam pandangannya, para pedagang perlu mendapat lokasi gratis karena sebagian harta kekayaan mereka telah ludes dilalap jago merah. Sementara itu, sejumlah pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Bintoro (P3B) beraudiensi dengan Bupati H Tafta Zani. Mereka antara lain, H Muntaqo yang juga ketua paguyuban tersebut. Dalam pertemuan itu, sejumlah pejabat pemkab ikut menemui pedagang, di antaranya Kepala Kantor Pengelolaan Pasar, Drs Suwadi MM. Kepada Bupati, pedagang meminta agar ada keringan biaya kepemilikan dan kalau bisa digratiskan. Mereka berharap, pasar yang baru sudah bisa ditempati sebelum Lebaran mendatang. Bupati mengatakan, pihaknya akan berusaha maksimal agar pembangunan pasar yang terbakar akhir tahun 2006 selesai pada bulan Agustus. ''Saat ini masih dalam proses menawarkan kepada investor, mudah-mudahan Lebaran mendatang pedagang sudah mrema di lokasi yang baru, Pasar Bintoro,'' jelasnya. (H1-16) |