logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 22 Januari 2008 SEMARANG
Line

Makelar Kembang Dilaporkan ke Polisi

SEMARANG- Seorang pria yang dipercaya menjualkan tanaman hias jenis jenmanii senilai Rp 3 juta terpaksa berurusan dengan polisi, karena tidak menyerahkan uang hasil penjualan kembang tersebut.

Tersangka penggelapan adalah Aribowo Trsinoaji (38) warga Perum Gedawang Pesona Asri Gedawang. Sedangkan korbannya adalah teman yang telah dikenalnya beberapa waktu lalu yakni Wahyu Setiawan (35) yang tinggal di Lempongsari Barat III Gajahmungkur.

Ceritanya pada 4 Desember, tersangka bertandang ke rumah korban. Melihat ada tanaman jenmanii di rumah rekannya itu, tersangka pun memiliki niat jahat. Kepada korbannya dia mengatakan bisa menjualkan tanaman hias itu karena tersangka mengaku banyak memiliki teman yang berbisnis tanaman mahal itu. Korban pun percaya dan kemudian menyerahkan bunga berikut potnya kepada tersangka. Harga yang disepakati keduanya adalah senilai Rp 3 juta.

Kapolres Semarang Selatan AKBP Drs Imran Yunus MH menyatakan, setelah beberapa hari ditunggu ternyata tersangka tak juga menyerahkan uang hasil penjualan. Padahal saat korban menghubungi, tersangka menyatakan bunga tersebut telah laku dijual. "Tersangka akhirnya menghilang dan berusaha lari dari kewajibannya. Pada 13 Desember, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polres Semarang Selatan," ungkap Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Khundori SH kemarin.

Ditangkap

Menerima laporan tersebut, Kanit 4 Reskrim Iptu Suparlan bersama anggotanya kemudian memintai keterangan korban dan beberapa saksi. Setelah itu, anggota kemudian mengadakan penyelidikan dan mengintai rumah tersangka. Namun Ari ternyata tidak pernah pulang lagi ke rumahnya.

Hingga akhirnya petugas mendapat informasi bahwa tersangka suka main biliar di daerah Kaligawe. Berbekal informasi tersebut, petugas kemudian melakukan pelacakan hingga akhirnya tersangka bisa ditangkap kemarin. (H23-41)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA