| Selasa, 22 Januari 2008 | INTERNASIONAL |
Dunia Desak Israel Akhiri BlokadeGAZA - Uni Eropa dan organisasi-organisasi internasional mendesak Israel untuk mengakhiri pemblokiran terhadap Jalur Gaza. Uni Eropa (UE) menganggap penutupan perbatasan Gaza sebagai ''hukuman kolektif'' yang menyengsarakan warga sipil. Para pejabat Liga Arab kemarin mengadakan pertemuan mendadak di Kairo. Mereka membahas pemblokiran Israel atas Jalur Gaza. Para utusan dari 22 negara itu juga mengimbau komunitas internasional untuk menekan Israel agar mengakhiri pemblokiran yang dapat mengakibatkan krisis kemanusiaan tersebut. Namun dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Mesir Hosni Mubarak, Perdana Menteri Israel Ehud Olmert mengatakan, ''Israel tidak akan menyebabkan krisis kemanusiaan di Gaza.'' Pejabat UE dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengimbau Israel untuk membolehkan arus suplai bahan bakar dan obat-obatan memasuki wilayah Gaza yang dikuasai Hamas. ''Saya menentang hukuman kolektif terhadap rakyat Gaza ini. Saya mendesak Pemerintah Israel untuk mulai mengizinkan lagi suplai bahan bakar. Selain itu, perbatasan juga harus dibuka lagi untuk arus pasokan bantuan kemanusiaan dan perdagangan,'' demikian pernyataan Komisioner Hubungan Eksternal UE Benita Ferrero-Waldner. ''Kami berharap ada keputusan positif secepat mungkin,'' kata Richard Miron, juru bicara PBB. Olmert menyatakan, penutupan perbatasan itu dilakukan untuk menghentikan serangan roket. Kepada Menteri Luar Negeri Belanda Maxime Verhagen, Olmert menjelaskan bahwa Israel menjamin kebutuhan pokok tetap bisa diperoleh warga Gaza. ''Namun kebutuhan mewah tidak dibolehkan,'' ujarnya.(rtr-ben-25) |