logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 22 Januari 2008 EKONOMI
Line

Harga Besi Beton Naik hingga 40%

SOLO-Harga besi beton di pasar besi Kusumodilagan, Solo dalam beberapa hari terakhir terus bergerak naik. Pergerakan itu terjadi sejak sebulan lalu hingga sekarang. Sejumlah pedagang mengatakan kenaikan harga ini dikarenakan pekerjaan proyek rehabilitasi bangunan yang rusak akibat gempa di Yogya dan Klaten dimulai lagi.

Harga per Senin 21/01 kemarin, besi beton ukuran 6 mm (milimeter) biasa (kurus) Rp 20.000/lonjor dan gemuk, Rp 24.000. Ukuran 8 mm biasa Rp 31.000 dan ukuran gemuk Rp 38.000. Ukuran 10 mm biasa Rp 49.500, gemuk Rp 57.000.

Bila dibandingkan Sabtu 19/12, harga itu naik Rp 2.000. Namun jika dibandingkan dengan harga tiga minggu sampai sebulan lalu, berarti mengalami kenaikan sekitar 40%. Sedangkan besi rakitan, harganya mencapai Rp 8.750/kg. Tiga minggu lalu, harga besi rancangan Rp 6.500/kg.

"Kabarnya kenaikan harga ini akan terus bergerak. Besi rakitan bisa sampai mencapai Rp 12.000/kg,"ujar Yusuf salah seorang pedagang. Cepatnya pergerakan kenaikan harga besi ini bukan membuat pasar menjadi sepi, justru sebaliknya. "Pembelinya justru semakin banyak, karena mereka takut, harga akan terus bergerak naik," imbuh Yusuf.

Pedagang lainnya mengungkapkan, selain karena pekerjaan rehablitasi akibat gempa tahap kedua dimulai, kenaikan harga besi dipicu semakin meningkatknya nilai dolar AS terhadap rupiah.

"Pemborong bangunan rumah atau jembatan banyak yang menumpuk stok. Dengan demikian mereka bisa lebih menghemat," kata dia. Yusron salah seorang direktur perusahaan konstruksi di Kabupaten Sukoharjo mengungkapkan, akibat kenaikan harga besi banyak relasi yang akan membangun rumah terpaksa membatalkan.

Namun terhadap relasi yang nekad membangun, pihaknya terpaksa menaikkan harga borongan. Agar tak mengalami kerugian, pihaknya terpaksa membeli besi beton dalam jumlah besar, meskipun proyek baru menggali pondasi.

Dengan cara demikian, keuntungan dapat dipertahankan. Untuk pembelian besi beton dalam jumlah besar, ia meminta uang muka (down payment) kepada pemilik rumah ditambah, sebesar harga besi yang dibutuhkan. (bt-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA