logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 21 Januari 2008 PANTURA
Line

Hari Ini Tiga Calon Kades Temui Komisi A

  • Kasus Pilkades Terlaya

BUMIAYU- Senin ini (21/1), tiga calon kades Terlaya, Kecamatan Bantarkawung yang melakukan gugatan keberatan atas hasil pilkades akan menemui Komisi A di gedung DPRD Brebes. Tiga calon kades itu Muneri, Kisno dan Eman Musjoko.

Mereka akan datang bersama tim sukses dan sejumlah pendukungnya dengan menggunakan dua kendaraan truk dan dua kendaraan Mitsubishi L300.

"Ada sekitar 100 warga yang akan menyertai kami ke gedung DPRD Brebes. Terkait rencana ini kami juga sudah memberi tahu Polres Brebes," kata Fren Mugniran, salah seorang tim sukses sekaligus kakak kandung Muneri, kemarin

Fren mengatakan, tujuan menemui Komisi A adalah untuk melaporkan tindak kecurangan yang dilakukan panitia pilkades. Harapannya, komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan itu bisa menuntaskan persoalan tersebut.

"Kami meminta DPRD segera memberikan keputusan atas gugatan kami sehingga persoalan ini bisa segera diselesaikan," ucapnya

Hingga kemarin, dia menambahkan, pihaknya menemukan sejumlah bukti baru tentang kecurangan yang dilakukan oleh panitia. Antara lain adanya warga pemilih yang bukan berasal dari Desa Terlaya. Adanya rangkap surat undangan yang disalahgunakan panitia. "Bukti-bukti itu akan kami serahkan kepada komisi A DPRD Brebes," tegasnya.

Salah satu anggota Komisi A DPRD Brebes, Zeyd Abdillah SH membenarkan adanya rencana audiensi dengan tiga calon kades Terlaya yang menolak hasil pilkades.

Dia mengaku, sejauh ini pihaknya belum bisa berkomentar atas hasil pilkades Terlaya. "Kami harus mengklarifikasikan persoalan itu terlebih dahulu," katanya.

Dimintai Klarifikasi

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Kabupaten Brebes, Drs Diding Setiadi mengatakan, pihaknya sudah menerima berkas gugatan tiga calon kades yang menolak hasil pilkades. Berkas gugatan itu selanjutnya akan dipelajari tim monitoring kabupaten. Namun sebelum itu, pihaknya akan mengundang pihak terkait dalam persoalan itu untuk dimintai klarifikasi.

"Rabu besok (23/1), kami berencana akan mengundang calon kades terkait, muspika untuk membahas masalah tersebut," kata dia.

Hasil klarifikasi dan pembahasan itu kemudian akan diserahkan kepada Bupati Brebes. "Jadi sampai sekarang kami belum bisa memberikan jawaban atas penolakan hasil pilkades di Desa Terlaya. Kami menunggu hasilnya setelah rapat tim monitoring kabupaten," kata dia.

Apakah ada kemungkinan pelaksanaan pilakdes akan diulang? Diding tidak menjawab. Namun demikian, menurut dia, pelaksanaan pilkades bisa diulang apabila terjadi gangguan keamanan. Terdapat perolehan dua suara terbanyak dan tidak ada calon kades.

"Pokoknya kita lihat saja hasil dari klarifikasi dan pembahasan tim monitoring kabupaten," kata dia.(H51-17)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA