| Senin, 21 Januari 2008 | PANTURA |
Ribuan Warga Berebut Kupon Makan Gratis
BREBES - Ribuan warga Kota Brebes, Jumat malam (18/1) menikmati makan gratis di Alun-alun Kota Brebes. Acara ini merupakan rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Ke-330 Kabupaten Brebes. Panitia menyediakan aneka makanan dari pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal di sekitar alun-alun. Dengan berbekal kupon, warga bisa menikmati sate blengong, kupat, mi ayam, sate ayam, sampai soto dan makanan lain. Setelah makan bersama, mereka dihibur wayang kulit dengan dalang duet Ki Tarto Wiji Wasito dan Ki Warto Doglong. Mereka mementaskan lakon Bawan Ciptaning. Meski saat itu hujan menguyur Kota Bawang, tetapi tak menghalangi ribuan warga untuk datang. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut berbaur. Sebelum makan, mereka berdesakan untuk mendapat kupon senilai Rp 2.500. Kupon itu dapat ditukar dengan semua jenis makanan yang dijajakan di sekeliling Alun-alun Kota Brebes. Kecewa Karena jumlah warga yang datang bersamaan, mereka saling berebut kupon. Akibatnya, banyak warga kecewa karena tidak mendapatkan kupon. Kekacauan mulai terjadi sejak awal pembagian. Ribuan warga yang semula menunggu mendadak merangsek ke pintu gerbang pendapa, saat panitia mulai membagi kupon. Warga dan panitia pun terjadi aksi saling dorong. Bahkan, menyebabkan pintu gerbang bergoyang keras nyaris roboh. Di pagar keliling pendapa bagian depan warga juga berdesakan. Dengan menjulurkan tangan mereka berusaha meminta jatah kupon. Suasana semakin semrawut ketika beberapa penitia menyebar kupon di jalan. Warga pun langsung menyerbunya dan membuat arus kendaraan di depan pendapa macet. Ani (35), seorang warga Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes mengaku kecewa karena tidak mendapat kupon akibat pembagian semrawut. Padahal, ia sudah sejak pukul 17.30 menunggu bersama empat anaknya. "Meski saya sudah berusaha berdesakan, tetapi tetap tidak kebagian," ucapnya. Menurut dia, dibading tahun lalu, pembagian kupon kali ini dinilai semrawut. Bahkan, banyak warga yang sudah lama menunggu tidak kebagian. "Hampir setiap tahun saya dan anak-anak datang untuk bisa makan gratis. Apalagi, saat kondisi ekonomi seperti sekarang, untuk membeli beras saja saya kesulitan," ungkap ibu yang bekerja sebagai butik (pembersih) bawang merah itu. Sumartiah (34), warga lainnya juga mengaku tidak kebagian karena tak kuat berdesakan. Padahal acara itu sudah lama dinantinya. "Kapan lagi, saya bisa makan gratis kalau bukan saat ini. Tetapi, sayang saya ndak dapat kupon," tuturnya. Diperoleh keterangan dari Kantor Informasi dan Kehumasan (KIK) Pemkab Brebes, acara makan gratis merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Ke-330 Kabupaten Brebes. Kegiatan itu hampir dilaksanakan setiap tahun. Untuk kali ini, sebanyak 6.000 kupon disebar panitia ke masyarakat.(wh,H38-17) |