| Senin, 21 Januari 2008 | OLAHRAGA |
Persiapan Persiwa MaksimalSURABAYA-Persiwa tidak terpengaruh ancaman mundur Arema. Mereka tetap melakukan persiapan maksimal menghadapi laga tunda melawan anak-anak Malang itu pada babak delapan besar grup A Liga Djarum Indonesia 2007 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, sore ini. "Sampai saat ini kan mereka belum memutuskan mundur, jadi kami tetap melakukan persiapan seperti biasa," kata pelatih Djoko Susilo saat ditemui wartawan di Surabaya, kemarin. Djoko Susilo menyatakan, dirinya tidak mau berandai-andai dengan kondisi tidak menentu yang terjadi saat ini dan tetap fokus mempersiapkan tim. "Yang jelas, seluruh pemain tidak ada masalah, meski secara psikologis sempat terganggu dengan kerusuhan di Kediri," kata pria asal Malang itu. Trauma Djoko mengakui, anak-anak asuhannya masih trauma dengan kerusuhan suporter yang pernah dialami saat berlaga di kompetisi Divisi I beberapa tahun lalu, ketika berlaga di kandang Persigo Gorontalo. Menyinggung kerusuhan di Kediri, dia menambahkan, peristiwa itu sebenarnya tidak perlu terjadi, seandainya semua pihak, termasuk Aremania bisa bersikap lebih dewasa dan menghormati aturan yang berlaku. "Sejak awal mungkin suporter Arema sangat yakin timnya bisa menang mudah melawan kami. Tapi kenyataan di lapangan tidak sesuai harapan, dan kemudian muncul aksi tidak simpatik. Saya sangat prihatin dengan terjadinya kerusuhan itu," katanya. (ant-22) |