| Senin, 21 Januari 2008 | SEMARANG |
Anak PPA Outbound ke Batalyon 411/KostradSALATIGA- Sebanyak 45 anak yang bernaung dalam Pusat Pengembangan Anak (PPA) Salatiga mengikuti outbound di Kompleks Batalyon Infantri (Yonif) ''Pandawa'' 411/Kostrad Salatiga, Minggu (20/1) pagi. Di tempat itu mereka belajar kedisiplinan dan pengetahuan tentang militer yang selama ini diterapkan kepada personel TNI. Sebelum memulai outbound, murid SMP itu diberi pengarahan, dalam kegiatan itu mereka harus bisa memilah-milah aktivitas yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Kegiatan yang berkaitan dengan bahaya, hanya bisa dilakukan dalam pengawasan pelatih. Mereka kemudian mendapat pelatihan yang biasa dilakukan tentara setiap hari, termasuk ketika berada di daerah pertempuran. Anak-anak itu juga mempraktikkan halang rintang dan permainan ala tentara. Senang ''Saya senang bisa ikutan kegiatan ini. Pak tentaranya ramah ya,'' kata Rini (12), peserta outbound. Rini, koordinator PPA mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari pembentukan sosioemosional anak-anak serta latihan fisik. Berbagai hal yang berkaitan dengan militer di Yonif 411/Kostrad, bisa menjadi pelajaran berharga dalam pembentukan mental. ''Selama ini orang awam sering menggambarkan militer itu identik dengan kekerasan, ternyata di tempat ini tidak terbukti. Bahkan, personel yang melatih mengerti dan paham perkembangan anak-anak melalui pendekatan yang mereka lakukan,'' kata Rini. PPA merupakan lembaga yang mendidikan pengembangan anak-anak kurang mampu, di luar jam sekolah. Mereka melatih intelektual, sosioemosional, fisik, dan spiritual anak. Danyon 411/Kostrad Letkol Inf Asep Sudrajat menerangkan, pihaknya membuka kerja sama kegiatan outbound dengan masyarakat umum, terutama pelajar. Tujuannya, selain untuk mempererat hubungan antara masyarakat dengan TNI, juga membagi pengalaman kepada masyarakat. (H2-37) |