logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 21 Januari 2008 SEMARANG
Line

Pasar Bintoro Ditawarkan Lagi

  • Ditarget Selesai 2008

DEMAK- Pemerintah Kabupaten Demak menawarkan lanjutan pembangunan Pasar Bintoro kepada sejumlah investor. Pembangunan pasar tersebut ditarget selesai pertengahan 2008. Saat ini proses pembangunan telah selesai 30%. Pada tahap awal pengerjaan proyek itu mendapat anggaran dari APBN, APBD Jateng, dan APBD Demak sebesar Rp 14,5 miliar. Pelibatan investor dikarenakan tidak lagi mendapat alokasi dana dari APBN maupun APBD. Sementara pasar tersebut harus segera terbangun agar dapat digunakan para pedagang.

''Harapan kami sebelum Lebaran sudah bisa ditempati untuk berjualan. Ini sebagaimana keinginan pedagang eks-Pasar Bintoro,'' kata Bupati H Tafta Zani usai memberikan tali asih kepada para korban bencana angin puting beliung di Desa Dempet, Kecamatan Dempet, kemarin.

Menurut dia, dengan melibatkan investor berarti untuk memiliki lokasi dagang tidak bisa secara gratis. Bantuan pendanaan dari pemerintah hanya untuk tahap awal, karena masih banyak kebutuhan anggaran untuk sektor lain.

Tak Memberatkan

Kendati demikian, Pemkab akan mengupayakan agar biaya kepemilikan kembali ruko, kios, atau los bagi para pedagang tidak terlalu memberatkan. Apalagi, pada tahan awal pembangunan dikerjakan dengan dana pemerintah. ''Subsidi ini kan bukan jumlah yang kecil, sehingga mesti dapat memberi harga murah,'' katanya.

Oleh karenanya, sebelum menyetujui investor mana yang akan merampungkan pembangunan Pasar Bintoro, pihaknya akan melihat tawaran harga per unit yang akan dijual kepada para pedagang. Dalam menjual unit tempat berjualan, harus memprioritaskan pedagang eks-Pasar Bintoro.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Demak Dr H Giyanto berharap Pemkab mengusahakan anggaran pembangunan pasar tersebut dari dana APBN dan APBD. Dengan harapan, pedagang yang menjadi korban dapat memiliki tempat untuk berjualan secara gratis. Pasalnya, mereka telah menanggung kerugian cukup besar. ''Toh dulu mereka memiliki kios dengan cara membeli.''

Sebagaimana diketahui, akhir 2006 Pasar Bintoro Demak ludes dilalap si jago merah. Meski tidak ada korban jiwa, tidak banyak barang dagangan yang dapat diselamatkan.Para pedagang kemudian membuat lapak di tepi jalan di depan pasar untuk berjualan. (H1-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA