| Senin, 21 Januari 2008 | EKONOMI |
Kantor Bank Indonesia Tegal Bakal Aktif LagiSEMARANG-Bank Indonesia (BI) secepatnya akan mengaktifkan kembali Kantor BI Tegal, setelah berhenti operasional sejak tahun 2000 silam. Alasan penutupan pada waktu itu, untuk mengembalikan peran bank sentral di bidang moneter dan perbankan agar lebih efektif. Jadi, KBI di kota kecil yang dekat dengan kota besar ditutup. Fungsi pembayaran pun dipindahkan ke KBI terdekat, namun setelah dievaluasi lagi ternyata kehadiran bank sentral di daerah dirasa sangat penting. Pemimpin BI Semarang dan Koordinator BI Jateng DIY M Zaeni Aboe Amin menyatakan, tahap pertama pengaktifkan KBI Tegal diperkirakan selesai bulan April nanti. Secara keseluruhan operasional akan dilakukan bertahap hingga akhir tahun ini. ''Banyak yang harus dibenahi terutama infrastruktur, seperti perumahan untuk pegawai dan sistem atau jaringan baru untuk online yang memang harus diganti,'' kata Zaeni usai acara Bankers' Dinner 2008 di Kantor BI Semarang, Jumat (18/1) malam. Dengan beroperasinya kembali KBI Tegal, dia berharap mampu mendukung kelancaran pertumbuhan ekonomi di Tegal dan sekitarnya. ''Dulu beberapa kegiatan penting perbankan terpaksa harus dialihkan ke Cirebon, Purwokerto atau Semarang. Padahal tuntutan kebutuhan dan aktivitas ekonomi masyarakat di sana cukup tinggi,'' tandasnya. Ketua Laboratorium Studi Kebijakan Ekonomi (LSKE) Undip FX Sugiyanto yang pernah melakukan penelitian usai ditutupnya KBI Tegal, sangat mendukung rencana BI tersebut. Tegal, menurut dia, merupakan pusat aktivitas perekonomian di pantura barat dan sangat potensial, mengingat pertumbuhan ekonomi di arus pertemuan dari timur dan barat berjalan dinamis.(J14-33) |