logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 21 Januari 2008 BUDAYA
Line

Tetap Setia di "Pinggiran"

KUDUS - Setelah dipilih menjadi ketua baru Komunitas Sastra Indonesia (KSI), Ahmadun Yosi Herfanda menegaskan akan tetap memegang visi. "Visi KSI memperhatikan penyair di kalangan grassroots," ujar dia, seusai Kongres KSI, Sabtu (19/1).

Dia juga ingin mengangkat para seniman ke kancah lebih luas. KSI memang berupaya mematahkan sistem pemusatan. Artinya, penyair baru diakui jika bisa tampil di Jakarta, khususnya TIM.

"Pemusatan dalam pengaliran informasi serta penyimpanan data masih tepat. Namun jika pemusatan terjadi untuk pengakuan, kami tak sepakat," katanya.

Dia menuturkan alat penting untuk merangkul seniman adalah jaringan. KSI saat ini di hampir seluruh pelosok Nusantara.

Kuantitas itulah modal memantapkan jaringan untuk membangun fondasi kerja.

Saat ini, KSI merancang pertemuan penulis internasional. Konsep acara telah diajukan ke pemrintah dan sedang dibahas. Dia berharap pertemuan itu bakal terwujud.

Komunitas itu juga bertekad mencetak penulis mumpuni serta pengamat sastra yang mahir.

"Selama ini dunia sastra kekurangan pengamat atau kritikus. Akibatnya perkembangan sastra pun terpengaruh." (H35-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA