logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 21 Januari 2008 BUDAYA
Line

Mengakomodasi Jazz di Semarang

SEMARANG - "Tall and tan and young and lovely, the girl from ipanema goes walking, and when she passes, each one she passes goes - ah". Lagu "The Girl from Ipenima" dari Frank Sinatra yang dibawakan pendiri Bud'N Friends, Ir Budi Santoso, itu tak asing lagi di telinga pencinta jazz di Semarang.

Budi yang juga menyanyikan tembang "All My Loving" The Beatles pada "1st Anniversary Sunday Jazz", kemarin, di Rinjani View Jalan Rinjani 12, Semarang, itu menyampaikan dukungan pada pergelaran jazz di Kota ATLAS. "Musikusnya ada, penontonnya ada, tempatnya pun ada," kata dia.

Tak terasa Sunday Jazz yang diprakarsai para pencinta jazz yang tergabung dalam Semarang Jazz Community (SJC) sudah berusia setahun. Berbagai pertunjukan telah mereka gelar di hotel berbintang dan kafe. Untuk mendekatkan jazz ke masyarakat, SJC pernah menggelar pertunjukan di berbagai perguruan tinggi.

Grup yang tampil tak hanya dari Semarang. Ada pula Harry Toledo (Jakarta) dan Bambang Herri Band (Solo). Band dari Semarang yang tampil adalah Bud' N Friends, Circle Band, Rita Noya Project, Improvy, dan beberapa band kampus.

Pada perayaan ultah pertama, SJC berkolaborasi dengan Radio Suara Sakti 105.2 FM menampilkan Bud N Friends dan Wikan Quartet. Orang Semarang, khususnya penggemar jazz, tentu tak asing dengan kelompok musik itu. Dengan jam terbang tinggi di panggung hiburan musik, membuat totalitas jazz mereka tak perlu diragukan lagi.

Kemarin sore, Bud'N Friends yang diawaki Kunto, Barata, Ida (vokal), Anang (bas), Anwar (kibor), Awik (gitar), Hery (saksofon), Feri (perkusi), dan Harry Joko (drum) memanjakan pengunjung dengan tembang yang terbungkus harmonisasi dan aransemen apik. Misalnya, "Emotions" (Bee Gees) dan "Hey" (Fatima Rainey).

Lagu "Route 66" (Bobby Troup) yang kali pertama dibawakan The Nat King Cole Trio tahun 1946 dan dipopulerkan kembali oleh The Manhattan Transfers, mereka kemas dengan keseimbangan para vokalis dan pemusik yang rapi sehingga terasa "penuh".

Wikan Quartet, yakni Wikan (kibor), Audy (gitar), Andre (bas), Paul (drum), dan Andre (vokal), juga menghangatkan suasana dengan lagu yang nge-beat seperti "Mas Que Nada" (Sergio Mendez). Pengunjung sangat menikmati acara itu. Beberapa menyumbangkan lagu, sehingga suasana kian meriah. (H11-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA