| Senin, 21 Januari 2008 | BANYUMAS |
Proyek PLTU Bunton136 Warga Sudah Sepakati Ganti RugiCILACAP- Jumlah pemilik tanah yang masih menyatakan menolak harga ganti rugi yang ditawarkan tim pengadaan tanah untuk proyek PLTU Bunton, kini tinggal empat orang. Mereka menilai harga yang ditawarkan tim masih rendah. Mereka tetap meminta harga ganti rugi yang tinggi, dengan alasan PLTU Bunton memberikan keuntungan bagi pengelolanya. Adapun harga yang ditawarkan tim, yaitu sawah tidak produktif sebesar Rp 26.000/m2 atau Rp 364.000/ubin, sawah produktif Rp 41.500/m2 atau Rp 581.000/ubin, dan tanah darat Rp 65.000/m2 atau Rp 910.000/ubin. ''Dari 140 warga pemilik tanah yang akan dibebaskan untuk kepentingan pembangunan proyek PLTU Bunton, 136 orang sudah setuju dan empat lainnya masih menolak. Luas lahan warga yang akan dibebaskan 25,6 hektare,'' kata Kepala Desa Bunton Irmantoro, kemarin. Semula 7 Orang Ketua LSM Forum Rakyat Bersatu (FRB) Cilacap Mustangin Mulyana, selaku LSM pendamping, mengatakan, semula jumlah warga yang belum menyetujui harga ganti rugi yang ditawarkan tim sebanyak tujuh orang. Tapi pada Minggu (20/1) kemarin ada tiga orang yang akhirnya mau menerima harga tersebut. Mereka telah menandatangani surat pernyataan setuju. Dengan demikian, warga yang belum setuju sekarang tinggal empat orang lagi. Menurut Mustangin, respons masyarakat terhadap rencana pembangunan PLTU Bunton cukup besar. Respons positif itu tidak hanya datang dari warga pemilik tanah, tapi juga dari warga lain di sekitar Desa Bunton. Melihat hal itu, dia menyarankan tim pengadaan tanah segera membayar ganti rugi. Alasannya, warga sudah menunggu-nunggu uang pembayaran tanah tersebut. ''Semakin cepat proses pembayaran ganti rugi itu diselesaikan akan semakin baik. Toh sebagian besar warga sudah menyatakan setuju. Apalagi warga sudah merespon positif rencana pembangunan PLTU tersebut,'' ujarnya. Kepala Bagian Keagrariaan Setda Cilacap Drs Imam Yudianto MM, selaku sekretaris tim pengadaan tanah PLTU Bunton, mengatakan, pihaknya belum merencanakan pertemuan lanjutan dengan warga Bunton. ''Kemungkinan pertemuan dengan warga Bunton baru akan diadakan, setelah semua warga menyetujui harga yang ditawarkan tim. Sebab, harga yang diberikan tim sudah sangat tinggi. Jadi tim tak mungkin menaikkan lagi,'' kata Imam.(ag-74) |