| Sabtu, 19 Januari 2008 | NASIONAL |
Pembangunan DAS Bengawan Solo DipercepatJAKARTA- Pembangunan kembali Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo akan dipercepat setelah berakhirnya musim hujan. Itu dilakukan dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan di kawasan tersebut akibat banjir yang terjadi pada awal 2008. "Saya sudah minta kepada Dirjen Sumber Daya Air untuk mempercepat pembangunan DAS Bengawan Solo, lebih cepat dari master plan tahun 2008-2011," kata Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto di Jakarta, kemarin. Sementara menunggu musim hujan berakhir, telah dilaksanakan upaya-upaya darurat di antaranya menambal tanggul yang jebol dengan memasang pagar batu dan beton. Segera setelah musim hujan berakhir akan masuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Salah satunya adalah pekerjaan pembangunan tanggul penahan banjir di Lamongan dan Bojonegoro yang pada awal Januari 2008 tertimpa banjir. Apabila sesuai master plan pekerjaan dibutuhkan waktu empat tahun, maka akan dipercepat menjadi dua tahun. ''Juga pembangunan waduk-waduk penampung air di sepanjang DAS Bengawan Solo yang semula hanya diprogramkan dua saja, akan dibangun menjadi empat sampai enam waduk melihat lokasinya,'' kata Menteri PU. Terkait dengan rencana tersebut, dia mengatakan, Dirjen Sumber Daya Air (Iwan Nusyirwan Diar) telah menyiapkan rancangan pembangunan DAS Bengawan Solo dengan membuat daftar apa saja yang perlu diperbaiki dan apa saja yang perlu ditambah. Menteri PU mengaku, percepatan penanganan ini untuk mencegah banjir kembali mengingat di kawasan tersebut terdapat jaringan irigasi potensial sebagai penyumbang pangan nasional. Dia berpendapat, banjir terjadi dikarenakan kerusakan di daerah tangkapan air di hulu sungai. Saat ini juga tengah dilaksanakan kerja sama dengan Departemen Kehutanan dan Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk perbaikannya. (ant-46) |