logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 19 Januari 2008 NASIONAL
Line

Angka Kematian Jamaah Haji Turun 29 Persen

JAKARTA - Angka kematian jamaah haji Indonesia pada musim haji 2007/1428 H turun 29 persen dibanding tahun 2006/1427 H. Penyebab kematian terbanyak adalah sistem sirkulasi. Hal tersebut dikatakan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Sapari dalam jumpa Pers awal tahun 2008, di Gedung Depkes, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (18/1)

"Jamaah yang wafat sampai hari ke-61 atau per 17 Januari 2008 sebanyak 452 orang, turun 29 persen dibanding tahun lalu," ujar Siti.

Jamaah yang meninggal itu terdiri atas 88,9 persen yang berisiko tinggi (risti) dan sisanya 11,1 persen non risti. Tahun lalu pada hari ke-61 berjumlah 636.

"Penyebab kematian terbanyak karena penyakit sistem sirkulasi yaitu 60,2 persen, disusul penyakit sistem pernapasan 30,9 persen," katanya.

Adapun lokasi terjadinya kematian paling banyak di rumah sakit sebesar 38,7 persen atau 175 orang, disusul di pondokan 36,5 persen atau 165 orang. Sementara di bandara 5 orang, di bus 18 orang, masjid 7 orang, serta di pesawat dan lain-lain 1 orang.

"Tenaga seluruhnya 1.761 orang, terdiri atas 306 petugas non kloter dan 1.455 petugas kloter yang menyertai jamaah haji. Mulai tahun 2007 pelayanan kesehatan ditangani seluruhnya oleh Depkes," ujar Siti. (dtc-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA