logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 17 Januari 2008 MURIA
Line

Pengobatan di Lokasi Banjir

"Kula Sering Deg-degan, Obate Napa..."?

"PUAS, puas..!". Ucapan itu tiba-tiba terdengar di tengah desa yang baru saja dilanda banjir. Siapa lagi yang fasih mengatakannya kalau tidak Tukul Arwana. Tukul yang dikenal sebagai host acara "Empat Mata" di Trans7 itu mengunjungi sekaligus menghibur warga Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kudus, Rabu (16/1).

Bintang iklan Jamu Amurat, salah satu produk Jamu Nyonya Meneer, Semarang ini, mengadakan kegiatan bakti sosial "Peduli Banjir Kudus" yang digelar perusahaan jamu itu bekerja sama dengan Lions Clubs Srikaton dan Tugu Muda.

"Halo, warga Payaman. Piye, tampangku jelek atau ganteng," sapa Tukul saat pertama naik panggung.

Tentu saja sebagian besar warga yang datang menjawab jelek diiringi derai tawa. Lontaran khas Tukul yang lain pun mengalir kemudian,"Tak sobek-sobek.."

Ya, sejenak warga desa yang beberapa minggu lalu terkena musibah banjir bisa melupakan derita. Mereka terus menggoda Tukul.

Pengobatan Gratis

Pemandangan tak kalah seru saat sejumlah warga antre mengikuti pengobatan gratis. Ratusan orang sejak pagi berdesak-desakan agar mendapatkan pelayanan medis.

Seperti yang dilakukan Sanipan (54), warga Dukuh Payeman. Kepada dokter Ayu, lelaki itu mengaku sering pusing. "Bu dokter, kula kok sering deg-degan, obate napa? Kulo nyuwun ditensi nggih bu," katanya.

Dengan sigap dokter Ayu memeriksa tekanan darahnya. "Lo niki normal kok Mbah, iki tensinya 160/90," katanya.

"Mbah apa belum makan," ujarnya.

"Lha wong banjir makan hanya mi terus, wong meh rong minggu ra kerja," tandasnya.

Sedangkan Rumini mengaku senang dengan adanya pengobatan gratis dan pembagian produk jamu itu. "Saya dapat jamu Singkir Angin, mudah-mudahan bisa sembuhkan perut kembung," tuturnya.

Promotion dan Public Relation Manager, Heri Purnomo SE mengatakan, sengaja mengajak Tukul untuk menghibur warga yang tertimpa banjir.

Adapun bantuan yang diserahkan kepada Camat Mejaba, Sudarso SH, antara lain, Jamu Singkir Angin, Saraban, Ngeres Linu, dan minuman Aeros.

Presdir Charles Saerang mengatakan, bantuan produk jamu dan pengobatan gratis itu merupakan wujud kepedulian Nyonya Meneer kepada masyarakat yang tertimpa musibah. (Adhitia A, Imam Nuryanto-76)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA