| Kamis, 17 Januari 2008 | SEMARANG |
Rekanan Tantang Hitung Ulang dengan BawasdaSALATIGA - Ketua Asosiasi Konstruksi Indonesia (Askindo) Salatiga PY Parito menantang Badan Pengawas Daerah (Bawasda) Kota Salatiga untuk duduk bersama dan menghitung ulang proyek RSUD Salatiga secara fair. Hal itu dikemukakan Parito dengan terkait ditemukannya dugaan penyimpangan proyek pembangunan instalasi gizi laundry Rp 310 juta dan jembatan senilai Rp 210 juta di RSUD, tahun anggaran 2006 lalu oleh Bawasda. ''Apabila dalam pekerjaan itu terjadi kelebihan uang yang masuk ke rekanan, kami siap mengembalikan uang ke kas negara. Namun, kami juga berharap jika ada uang dari rekanan yang masuk ke kas negara, Bawasda harus gentle merekomendasi kepada pemerintah daerah untuk mengembalikan uang tersebut kepada rekanan,'' kata Parito, kemarin. Selama ini rekanan lebih sering disudutkan dengan adanya temuan tersebut. Oleh karenanya, agar lebih fair mereka meminta supaya anggaran pelaksanaan proyek RSUD dihitung ulang bersama-sama. Dia menjelaskan, pelaksanaan proyek itu 100% sudah diserahkan kepada pengguna anggaran dan diterima. Selain itu, untuk menghadapi masalah, pihaknya telah mengadukan masalah tersebut ke Komisi III DPRD Salatiga. Anggota Komisi III Toni F Wakum mengatakan, pihaknya sangat responsif dengan persoalan ini dan sudah membentuk panitia khusus evaluasi proyek tersebut di DPRD. Menurutnya, dapat dimungkinkan adanya permainan pemeriksaan proyek justru dari Bawasda sendiri. ''Indikator permainan tersebut tentu ada. Namun demikian, hal itu harus ditunjukkan dengan bukti nyata. Untuk itu, kami berharap agar rekanan terbuka dan menyerahkan data-data yang dibutuhkan kepada pansus,'' terang politisi dari Partai Damai Sejahtera (PDS) ini. Bawasda Pemkot melalui Kepala Inkom Petrus Resi mengatakan, Bawasda memiliki perangkat dan instrumen dalam pemeriksaan proyek. Bawasda juga mempersilakan rekanan yang merasa dirugikan untuk melakukan pembelaan. ''Kalau rekanan tidak menerima hasil temuan Bawasda, silakan dibuktikan saja. Bawasda juga telah menyiapkan tenaga teknisnya,'' kata Petrus. (J12-37) |