logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 17 Januari 2008 SEMARANG
Line

Perangkat yang Rusak Akan Diganti

BALAI KOTA- PT Pertamina Gas Domestik Regional III Jateng-DIY mengakui program konversi minyak tanah ke gas elpiji di Kota Salatiga ada yang salah sasaran. Yakni, yang melibatkan PT SCO sebagai tim survei dan pembagi kompor serta gas elpiji, beserta kelengkapannya.

Kejadian yang sama juga terjadi di daerah lain, seperti Jakarta, Semarang, dan Bandung. Hal itu disampaikan Taufikurachman dari Gas Domestik PT Pertamina dalam Rakor Konversi di Ruang Sidang III Pemkot, Rabu (16/1) pagi. Rakor dihadiri Kabag Perekonomian Drs Sri Danudjo, Pemilik Agen Minyak Tanah H Bambang Soetopo SE, dan perwakilan PT SCO, camat serta lurah.

Akan Diganti

Taufikurachman menjelaskan, jika ada kompor, regulator, dan tabung gas yang rusak akan diganti PT Pertamina. ''Nanti kami akan membuat posko di tingkat pangkalan untuk menerima penggantian perangkat masak yang rusak secara cuma-cuma atau gratis,'' ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan keluhan para lurah dan camat, Bambang Soetopo meminta ketegasan kepada PT Pertamina apakah warga yang berhak menerima tabung dan kompor, tetapi tidak mendapatkan bisa menerima peralatan tersebut? Pertanyaaan tersebut setidaknya bisa menghapus kekecewaan camat dan lurah yang prihantin dengan proses survei dan pembagian kompor serta tabung elpiji, karena tidak tepat sasaran.

Taufikurachman menerangkan, semuanya tergantung pada hasil evaluasi. Dia tidak tahu apakah ada konversi tahap II atau tidak. (H2-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA