| Kamis, 17 Januari 2008 | SEMARANG |
Kemacetan di Depan Apparel Kembali DikeluhkanSEMARANG - Warga dan pengguna jalan kembali mengeluhkan kemacetan yang kerap timbul di Jalan Majapahit tepatnya di depan PT SAI Apparel Industrial yang sering kali menghambat perjalanan mereka. Zaenal Abidin (50), warga Mranggen mengungkapkan, pada hari kerja, Senin - Sabtu, kemacetan biasanya terjadi sekitar pukul 14.00 dan 17.00. Sedangkan pada hari Sabtu biasanya kemacetan terjadi pukul 12.00. Saat itu, ujar dia, merupakan pergantian masuk kerja yaitu shift pagi pulang dan shift siang masuk, sehingga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas yang cukup panjang. "Berdasarkan pemantauan saya, kemacetan terjadi karena kendaraan dari arah barat (Jl Majapahit) maupun timur (Mranggen) saling memakan badan jalan," katanya, Rabu (16/1). Dikatakan, banyaknya pengendara yang memotong jalan disebabkan ruas jalan di depan PT Apparel habis digunakan untuk parkir angkutan kota, mobil, motor penjemput serta bus mini yang menunggu calon penumpang. Padahal Jalan Majapahit mempunyai lebar jalan sekitar 12 meter. Dia menuturkan, selain itu ketika bubaran pekerja, tidak nampak satu pun petugas kecuali satpam perusahaan yang mengatur arus lalu lintas. "Seharusnya instansi terkait menurunkan petugasnya saat-saat seperti itu," tambahnya. Sakhwani warga Plamongan menambahkan, antrean kendaraan yang timbul akibat kemacetan arus lalu lintas di kawasan tersebut bisa mencapai satu kilo meter. Menurutnya, untuk mengurangi kemacetan itu sebaiknya motor penjemput maupun angkutan kota masuk ke halaman perusahaan yang cukup lebar. "Seandainya di sekitar PT Apparel dibuatkan pembatas jalan permanen, mungkin kemacetan arus lalu lintas dapat berkurang. Karena pengendara pasti akan berpikir ulang untuk nekat melanggar pembatas jalan itu," kata dia yang bekerja di Mranggen. (H36-41) |