| Kamis, 17 Januari 2008 | KEDU & DIY |
MALIOBOROJantung Koroner MematikanYOGYAKARTA - Penyakit jantung termasuk jantung koroner menjadi penyebab kematian utama di Indonesia dan dunia. Di Indonesia, jantung koroner menempati posisi pertama sebagai penyakit yang paling banyak menimbulkan kematian. Demikian pula dengan stroke, sebagai penyakit yang memiliki persentasi terbesar ketiga sebagai penyebab kematian. Hal itu diungkapkan dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah UGM dokter Lucia Krisdinarti SpPD SpJP dalam dialog interaktif ''Mendeteksi Sejak Dini Penyakit Stroke dan Jantung Koroner'' di auditorium Fakultas Kedokteran UGM yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan FK UGM, baru-baru ini. Untuk mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung koroner, menurut dia, sebenarnya masyarakat sudah bisa mengetahui dan mendeteksi gejala serangan jantung yang ditandai dengan dada terasa nyeri selama kurang lebih 30 menit saat beristirahat. Gejala yang ditimbulkannya itu, dikatakannya, diperkuat dengan rasa seperti tertekan, perasaan nyeri di lengan kiri dan punggung yang disertai keluarnya keringat dingin, mual, dan muntah akibat terhambatnya aliran darah pada arteri koroner yang menyuplai darah ke otot jantung. ''Sebaiknya pasien langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan segera,'' tegasnya. (P12-70) |