logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 17 Januari 2008 KEDU & DIY
Line

Hubungan Antarasrama di Yogyakarta Harmonis

KASUS perusakan asrama pelajar dan mahasiswa asal luar Jawa di Jl Sultan Agung, Yogyakarta yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa dari daerah lain, Selasa (15/1), tidak bisa dijadikan ukuran bahwa hubungan mereka tidak harmonis.

Buktinya, sosialisasi mereka di masyarakat ataupun antarasrama cukup baik dan terjalin akrab. Setiap ada kegiatan baik olahraga, seminar maupun diskusi antarmahasiswa mereka selalu bergandengan bersama.

Kalaupun ada gesekan atau bentrokan, hal itu bersifat kasuistis yang bisa jadi ditumpangi pihak lain.

Dari pengakuan para penghuni asrama itu, ternyata gesekan terjadi karena hanya salah paham. Dan anehnya lagi, sebenarnya yang bertikai justru orang-orang yang sama sekali bukan penghuni asrama.

Namun akhirnya yang menjadi sasaran adalah asrama dan ini juga sering terjadi di lokasi lain. Hanya kebetulan peristiwa yang sempat mengundang perhatian aparat kepolisian, menimpa Asrama Pelajar dan Mahasiswa Sriwigading.

''Sebenarnya yang bertikai itu bukan penghuni asrama. Namun justru asrama kami yang jadi sasaran,'' kata Arwan, penghuni Asrama Sriwigading kepada Suara Merdeka, kemarin.

Menurut dia, hubungan antarasrama pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah yang ada di Yogyakarta cukup baik, kompak, dan harmonis.

Selalu Dilibatkan

Hal serupa terjalin pula dengan masyarakat sekitar dan pemkot ataupun pemprov. Buktinya setiap ada perhelatan akbar asrama pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah selalu dilibatkan.

Misalnya, acara Gebyar Budaya Nusantara dan peringatan HUT Ke-251 Kota Yogyakarta yang digelar Pemprov DIY, berbagai asrama daerah yang ada di Kota Pelajar turut dilibatkan untuk menampilkan kesenian khas daerahnya.

''Jadi tidak ada alasan untuk bertikai apalagi bertengkar,'' ucapnya didampingi Wahyu selaku ketua Litbang Ikatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa (IKPM) Lampung yang berkunjung ke Asrama Pelajar dan Mahasiswa Sriwigading.

Rasa prihatin juga disampaikan Masdar, penghuni Asrama Pelajar dan Mahasiswa Bangka yang ada di Jl Ibu Ruswo. ''Dari pengamatan kami, beberapa asrama pelajar dan mahasiswa yang ada di sini selalu kompak dan harmonis,'' jelasnya.

Bukti nyata itu bisa dilihat ketika ada kejadian perusakan mereka segera datang dan menyatakan prihatin. Bahkan turut membantu membersihkan puing-puing yang berserakan di lantai.

Hal senada juga disampaikan Sofyan, mahasiswa STIE asal Kalteng. Menurut dia, selama ini hubungan sesama asrama pelajar dan mahasiswa yang ada di kota ini baik-baik saja. (Sugiarto-70)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA