logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 17 Januari 2008 EKONOMI
Line

Indonesia Impor Jagung 1,6 Juta Ton Per Tahun

WONOGIRI-Indonesia sebagai negara agraris, ternyata masih impor komoditas jagung sekitar 1,6 juta ton per tahun. Impor itu, untuk memenuhi kebutuhan bahan utama yang diolah pabrik makanan ternak.

Padahal harga jagung impor mencapai 330 dolar AS per ton. atau setara Rp 3.400/kg. Harga ini jauh lebih mahal dari jagung produksi nasional, yang hanya Rp 2.200 sampai Rp 2.400. ''Peluang budidaya jagung di Indonesia masih terbuka luas. Terlebih iklim tropis di Indonesia memungkinkan bertanam jagung sepanjang tahun,'' kata Ir Wiwik Wijayahadi, District Sales Manager PT DuPont Indonesia wilayah Jateng-Jabar di sela-sela pengundian kupon berhadiah dari pioneer, Rabu (16/1), di 'Suluh Tani' Bulusulur Wonogiri.

Persoalannya, meski areal budidaya jagung di Indonesia relatif luas, produksinya belum maksimal, karena bibitnya mengandalkan benih lokal.

Potensi

Wiwik, menjelaskan, hasil ubinan (perhitungan panen) dari budidaya jagung lokal rata-rata hanya mencapai 1 ton/ha. Padahal ketika memakai benih jenis hibrida, seperti Pioneer P-11 dan P-21, produksinya berlipat mencapai 10 sampai 13,3 ton/ha.

Provinsi Jateng, tambah dia, berpotensi untuk pengembangan jagung. Sebab memiliki punya areal tanam seluas 580.000 ha.

''Ironisnya, budidaya jagung di Jateng yang memakai benih hibrida, baru mencapai sekitar 27 persen,'' tuturnya.

Harga benih jagung hibrida memang lebih mahal mencapai Rp 40.000/kg dibandingkan jagung lokal. Untuk setiap lahan 1 ha diperlukan benih 15 kg atau Rp 600.000.

Tapi uang benih ini, hanya setara kurang dari 3 persen saja dari perolehan nilai panen. Sebab setiap produksi 10 ton, akan diperoleh hasil penjualan jagung Rp 23 juta.

Untuk merangsang petani menggunakan benih hibrida demi peningkatan produksi, melalaui raffle promo dari Pioneer menyediakan 307 hadiah.

Di antaranya, hadiah utama tiga sepeda motor, 14 televisi, 60 tape recorder dan radio, 30 alat semprot hama dan 200 paket benih. (P27-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA