| Kamis, 17 Januari 2008 | EKONOMI |
Molor, Pengerjaan 17 Proyek Jalan TolJAKARTA-Meski 18 proyek ruas jalan tol telah mendapatkan kepastian kredit. Tetap saja 17 proyek jalan tol proses konstruksinya molor dari jadwal, hanya ruas tol Surabaya - Mojokerto yang sudah mulai konstruksi. Demikian diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto di sela-sela penandatanganan kredit pembangunan jalan tol ke-18, Intercontinental, Jakarta, Rabu (16/1). "Ini sudah ke 18. Dulu waktu awalnya saya berbunga-bunga. Ternyata yang 1 sampai 17 sampai sekarang belum menggemberikan," katanya. Menurut dia, dari sekian banyak proyek jalan tol sepanjang ratusan kilometer, baru Surabaya-Mojokerto yang mulai konstruksi. Disusul Kanci-Pajegan yang pembebasan lahannya sudah 90 persen. Sementara untuk ruas W1 (Pondok Pinang-Kebon Jeruk) baru sejalan sebagian. Djoko menilai tidak lancarnya pembangunan, karena pengembang jalan tol menyia-nyiakan pembebasan lahan yang sudah selesai. Sedangkan untuk proyek yang baru ditandatangani, yakni ruas jalan tol Bekasi Timur-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) ditargetkan bisa langsung konstruksi sekitar 2-3 bulan lagi. Mengenai harga lahan pembebasan, Djoko menjelaskan, sudah ada tim yang menetapkan kisaran harganya. Harga lahan yang dibayarkan pemerintah pun tidak boleh lebih kisaran yang ditetapkan.(dtc-33) |