| Kamis, 17 Januari 2008 | BANYUMAS |
Jalan Rp 6,8 M, Tiga Bulan Rusak
KEBUMEN - Perbaikan jalan Karangsambung senilai Rp 6,8 miliar baru selesai November 2007. Namun baru tiga bulan kondisi jalan kabupaten itu kini telah rusak parah di beberapa titik. Perbaikan ruas jalan sepanjang 8 km dari Desa Seling sampai masuk Desa Karangsambung Kecamatan Karangsambung itu ditangani CV Tawakal Insani, Purworejo. Ditengarai pekerjaan jalan kurang sempurna sehingga begitu dilalui truk terus menerus saat hujan, jalan bergelombang dan makin melebar. Hampir sepanjang jalan yang masih baru itu kini ada lubang. Kondisi terparah terjadi di Desa Kaligending sampai Desa Banioro. Sekitar empat kilometer ruas jalan itu telah rusak parah. Banyak lubang jalan dan aspal yang mengelupas. Terlalu Tipis Warga menyebut penyebab jalan cepat hancur itu lantaran aspalnya terlalu tipis. Sarwono (45), sopir angkutan umum Karangsambung-Kebumen mengatakan, kerusakan jalan itu selain karena kualitas pekerjaan jelek juga akibat tonase kendaraan truk. Terutama truk pengangkut pasir dan material lain. Menurut Sarwono, untuk minibus engkel seperti miliknya, paling hanya bertonase empat ton. Sedangkan truk pengangkut pasir rata-rata 12 ton. Lagipula truk-truk itu siang malam melewati jalur Karangsambung-Mertokondo."Kami paling susah karena onderdil cepat rusak dan penumpang sering mengeluh,"tukas Sarwono. Mulai Diperbaiki Sebagian jalan itu kini mulai diperbaiki oleh pelaksana. Yakni dengan digali dan kemudian diurug dan digilas alat berat. Namun terkesan pekerjaan tidak maksimal. Padahal setiap hari sepanjang ruas jalan Kebumen-Karangsambung selalu dipadati truk yang memuat pasir, material serta bambu. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Kimprasda Kebumen Bambang Sudarmaji BE SSos mengaku prihatin dengan kondisi kerusakan jalan itu. Menurut Bambang, secara teknis pekerjaan rehab jalan itu sudah benar dan tepat waktu. Namun begitu dilakukan pemadatan, tidak segera diaspal. Akibatnya, lanjut Bambang, saat turun hujan badan jalan yang telah dipadatkan itu terkena air dan basah lagi. Tak mengherankan jika pengaspalan menjadi kurang sempurna karena badan jalan yang telah dipadatkan keburu terkena hujan dan dilewati truk siang malam. Pihaknya telah memanggil kontraktror pelaksana dan konsultan. Bahkan rekanan itu telah mendatangkan alat berat serta mengerahkan pekerja memperbaiki jalan tersebut. (B3) |