logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 16 Januari 2008 SEMARANG
Line

SEPUTAR SALATIGA

Seminar Nasional Sains

SALATIGA- Fakultas Sains dan Matematika (FSM) UKSW baru-baru ini menggelar Seminar Nasional Sains dan Pendidikan bertema ''Pembelajaran Sains yang Manarik dan Menantang''. Seminar bertujuan mengomunikasikan hasil-hasil penelitian, pengalaman, serta ide-ide berkaitan dengan pembelajaran, serta untuk membangun jejaring kerja sama. Pembicara Dr Ed van den Berg (pakar fisika pendidikan Universitas Amsterdam Belanda), Dr Theo van Beusekom (praktisi pendidikan sains), Prof A Prodjosantosa PhD (pakar kimia pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta), dan Dr Susento (pakar matematika pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta). (H2-37)

Pelatihan Hypnotist

SALATIGA- Indonesian Hypnosis Training Centre menyelenggarakan pelatihan ''Fundamental Hypnosis'' untuk para profesional di bidang Pengembangan SDM, pendidik, birokrat, polisi, akademisi, dokter dan profesi lainnya. Pelatihan berlangsung di Hotel Laras Asri Salatiga, Minggu (20/1), mulai pukul 08.00 hingga selesai. Training akan dibawakan langsung oleh R Budi Sarwono, Master Hypnotist, alumni Banyan Hypnosis Centre California. Pelatihan dirancang dengan sangat sistematis, dengan berlatih selama 8 jam. Peserta juga dapat mempraktikkan hypnosis dengan benar serta dapat dipertanggungjawabkan. Jumlah peserta dibatasi hanya 18 orang. Reservasi hubungi Tinuk 081 2288 5747. (H2-16)

Bawa Pistol Ditangkap

ARGOMULYO- Andika Kurniawan (24) yang mengaku beralamat di Jalan Masjid Arrohman RT 1 RW 5, Pondok Melati Jakarta, ditangkap petugas Polres Salatiga. Penangkapan Andi berawal dari laporan warga kepada Bripka Arif anggota IPP Polres Salatiga, jika ada seorang mencurigakan yang membawa pistol. Andi kebetulan sedang membeli jaket di Jalan Soekarno-Hatta depan PT Damatex. Arif kemudian mendatangi dan menanyakan identitas Andi, yang mengaku anggota Polsekta Jakarta Selatan. Mendapat jawaban tersebut, Arif curiga karena tidak ada polsekta itu. Setelah dimintai KTA Polri, tidak ada, Andi langsung digelandang ke Mapolres dan diketahui pistol yang dibawanya hanya mainan. Di depan petugas Andi yang gagal beberapa kali menjadi polisi itu, mengaku membawa pistol mainan agar terlihat gagah. (H2-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA