logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 16 Januari 2008 EKONOMI
Line

Sekilas Ekonomi

Stabilkan Nilai Rupiah

JAKARTA-Perusahaan elektronik ingin pemerintah dapat menstabilkan nilai tukar rupiah. Selain itu memperketat masuknya barang elektronik ilegal, terutama produk dari China yang belakangan terus membanjir dan merusak harga pasaran elektronik di Indonesia.Harapan itu diungkapkan Chief Executive Officer PT Istana Argo Kencana,-produsen elektronik Sanken- M Agus Subiantoro di Jakarta kemarin, seusai peluncuran dispenser Sanken Super Hot dan produk Audio Video Terbaru USB DVD Player (SDD 5000 UM).

Menurut Agus, tidak stabilnya nilai tukar rupiah dan kenaikan harga minyak dunia, memengaruhi daya beli produsen terhadap bahan baku elektronik, terutama plastik. "Kebutuhan bahan baku elektronik 70 persen impor, sementara produk yang dijual dalam bentuk rupiah. Jadi, dengan nilai rupiah tidak stabil, otomatis akan memengaruhi pertumbuhan produksi elektronik di Indonesia," paparnya. Ia menambahkan, untuk dispenser dan DVD terbaru, pihaknya menargetkan dapat menjual 200.000 unit tahun 2008. Yang menjadi target pemasaran, yakni konsumen dalam negeri, termasuk di daerah. (bn-33)

13 Direksi BUMN Dilantik

JAKARTA-Meneg BUMN Sofyan Djalil, Selasa (15/1) melantik sejumlah direksi dan dewan komisaris di 13 badan usaha milik negara (BUMN). Pelantikan dilakukan di lantai 21 gedung BUMN. Ke 13 BUMN itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Perum Sarana Pengembangan Usaha, PT Sarinah (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero), PT Pindad (Persero), PT Penerbitan dan Percetakan Balai Pustaka (Persero), PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero), PT Asuransi Jiwasraya (Persero), PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero), PT Taspen (Persero), PT Askes (Persero), dan PT Dirgantara (Persero).

Khusus untuk PT Permodalan Nasional Madani (Persero), dilakukan pengalihan tugas Hermanto Siregar sebagai anggota Dewan Komisaris menjadi Komisaris Utama atau Independen. Pelantikan juga dihadiri Direksi dan Dewan Komisaris/Pengawas pada sembilan BUMN yang telah dilantik, yakni PT Bio Farma (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT PAL Indonesia (Persero), PT Perum Percetakan Uang Indonesia (Persero), PT Bank Tabungan Negara (Persero), PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Krakatau Steel (Persero), dan PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero). Secara rinci, pelantikan terdiri atas 24 orang direksi dan 13 orang dewan komisaris/pengawas BUMN. (bn-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA