logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 15 Januari 2008 OLAHRAGA
Line

Memori Trisula Milan Hidup Lagi

ROMA- Pada era 1950-an, AC Milan memiliki trisula maut dari satu negara, Swedia, yakni Gre-No-Li, yang merupakan kependekan dari Gunnar Gren, Gunnar Nordahl, dan Nils Liedholm. Penampilan trio Swedia ini sangat menghibur publik San Siro.

Mulai musim ini, memori tentang trisula dari satu negara kembali terbangkitkan. Bergabungnya Alexandre Pato ke skuad Carlo Ancelotti membuat barisan depan Milan berisi tiga segitiga yang sama menawannya, yakni trio Brasil Ka-Pa-Ro alias Kaka, Pato, dan Ronaldo.

Kaka adalah pemain terbaik dunia tahun ini. Ronaldo bahkan pernah tiga kali menerima penghargaan serupa. Pato? Dia diprediksi akan menjadi anak emas baru di Serie A karena kemampuan olah bolanya yang luar biasa. Dengan Kaka yang selalu tampil konsisten dan Ronaldo yang menemukan lagi performa terbaiknya setelah berbulan-bulan dibelit cedera, plus darah muda Pato, tentulah harapan para pendukung AC Milan kini semakin besar.

Bukti ketangguhan trisula Brasil ini sudah terlihat dalam pertandingan Senin (14/1) melawan Napoli. Total lima gol digelontorkan pasukan Ancelotti ke gawang Napoli dalam kemenangan 5-2, empat di antaranya diciptakan oleh ketiga pemain tersebut.

Ronaldo ''hidup lagi'' setelah enam bulan dipaksa bersembunyi karena cedera. Dia langsung memberi Milan harapan pada menit ke-15 dan 46. Clarence Seedorf menambah koleksi tuan rumah dengan golnya menit 31, sebelum Kaka (68) dan Alexandre Pato (74) melengkapi sukses tersebut.

Sebaliknya bagi Napoli, sesudah menjalani lima pertandingan dengan hasil imbang dan dua kali kalah, mereka seakan sedang meniti jalan penuh onak dan bebatuan ketika harus menghadapi tim setangguh Milan.

Bersinarnya kembali Ronaldo setelah lama didera cedera, bahkan sempat tenggelam di Real Madrid sebelum pindah ke Italia, tidak lepas dari polesan dan ketekunan dari pelatih Carlo Ancelotti.

"Kami tampil fantastis, utamanya Ronaldo," kata Ancelotti. "Ia fenomenal dan membuktikan dirinya sebagai pemain yang disegani lawan."

"Ronaldo baru mulai berlatih pada 2 Januari setelah selama enam bulan mengalami cedera. Saya bangga dan bahagia melihat dirinya. Dia mengalami banyak cobaan selama ini."

"Dalam beberapa pertandingan, kami kerap menampilkan pola menyerang. Langkah ini bukan tanpa risiko. Kami memerlukan poin dalam beberapa pertandingan," katanya.

Ancelotti juga tidak menutup kekagumannya atas kontribusi Pato. Pemain belia itu menunjukkan semangat bertanding yang patut mendapat acungan jempol. "Pato? Ia memiliki kemampuan luar biasa. Ini pertandingan pertama baginya. Ia telah membuktikan dirinya pemain yang sangat, sangat baik."

Untuk menyusul Inter Milan yang memimpin klasemen, memang berat bagi Ronaldo dkk. Inter sudah mengantongi 46 poin dari 18 pertandingan, sementara Milan yang kini menghuni peringkat ke-12 baru mengemas 21 angka. Hanya, Milan masih punya tiga pertandingan lebih banyak yang belum dimainkan. (rtr,F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA