logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 14 Januari 2008 MURIA
Line

Jalan Pati-Kayen Mulai Diuruk

PATI-Ruas jalan Pati-Kayen yang rusak parah akibat terendam genangan banjir, Sabtu (12/1) lalu mulai diuruk dengan pasir dan batu. Pekerjaaan tersebut dimulai dari arah Pati, yaitu untuk ruas jalan rusak yang masuk wilayah Desa Langenharjo, Kecamatan Margorejo.

Di lokasi tersebut, kata petugas lapangan dari Balai Pelaksana Teknik Binamarga Wilayah Pati, Agung, ruas jalan sepanjang kurang lebih 200 meter kondisinya cukup parah. Banyak lubang besar menganga, sehingga mengancam keselamatan kendaraan yang melintas.

Ancaman kendaraan setiap saat terguling jika terperosok ke lubang itu, tidak hanya pada sepeda motor semata. Akan tetapi, kendaraan roda empat juga tak jauh berbeda, karena terlalu banyak lubang, sehingga membuat pengguna jalan jika melintas di jalur tersebut banyak yang menggerutu.

Terlepas dari masalah tersebut, untuk menghindari terjadinya hal-hal tak diinginkan, pihaknya harus mengambil inisiatif. Yakni, menutup lubang jalan itu dengan material pasir dan batu, kemudian dipadatkan, agar tidak mudah lepas saat ada kendaraan melintas di atasnya.

Hal tersebut terpaksa dilakukan, karena menunggu rekanan yang belum lama selesai melaksanakan pekerjaan peningkatan jalan itu, tapi belum juga bertindak. "Padahal, statusnya adalah masih dalam tahap pemeliharaan,"ujarnya.

Material

Mengingat upaya penangan infrastruktur dalam kondisi darurat, kata dia, hal itu tidak mungkin kalau harus melalui aturan formal. Dengan demikian, sebagai petugas di lapangan dia harus memberanikan diri, yaitu mengatasi kerusakan jalan akibat banjir itu secara dini.

Meskipun secara resmi belum dialokasikan anggaran untuk keperluan itu, tapi dia harus melangkah melakukan pengurukan. Sedangkan kebutuhan material, terpaksa harus menghutang lebih dahulu kepada pihak penyedia.

Apalagi, pasir dan batu yang digunakan menguruk lubang di beberapa lokasi ruas jalan jumlahnya cukup banyak, maka dalam menghutang material pun sesuai jumlah yang diperlukan. Jika nanti sudah ada alokasi anggaran, pembayaran baru dilakukan.

Bagi dia, yang penting lubang di sepanjang ruas jalan itu segera bisa ditutup agar para pengguna jalan tidak merasa terganggu. Sebab, lubang juga banyak terdapat di ruas jalan tersebut, tepatnya antara Tanjang-Kosekan, dan Kosekan-Gebang.

Dua lokasi genangan di jalan itu, sampai sekarang masih terdapat air yang mengalir di atasnya. "Selain itu, arus lalu lintas dari Pati ke Gabus juga masih melintas di jalan tersebut, karena antara Pati-Gabus lewat Banjarsar, genangan air, tingginya masih di atas lutut orang dewasa," imbuhnya.(ad-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA