logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 14 Januari 2008 SEMARANG
Line

LERENG UNGARAN

Mayat di Kali Deles Terungkap

UNGARAN - Identitas mayat laki-laki yang ditemukan di Kali Deles di Dusun Gadingan, Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (10/1) sore, terungkap. Mayat tersebut diketahui bernama Juremi (28), warga Dusun Cantingan, Desa Brongkol, Kecamatan Jambu. Desa Brongkol berbatasan dengan Desa Ngrapah.

Kapolres Semarang AKBP Drs Abdul Hafidh Yuhas mengatakan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Sumber di kepolisian mengatakan, korban menderita gangguan jiwa setelah ditinggal mati kedua orang tuanya. Kepastian identitas mayat diketahui setelah Suhardi, kakak korban mengecek jenazah di RSU Ambarawa. (H14-37)

Siswa SD Tewas Tenggelam

AMBARAWA - Ari Sulistiyono (8), siswa kelas II SD di Ambarawa, tewas tenggelam di Kali Lodoyong, Jumat (11/1) siang. Kejadian ini membuat geger ratusan warga Lodoyong. Sebab, Ari yang diketahui tenggelam pukul 12.00, baru ditemukan warga sekitar pukul 15.00. Saat itu korban tengah bermain bersama temannya, Huda (8) dan Risal (8).

Menurut Suyadi (39), ayah Risal, korban bermain terlalu ke tengah sungai yang dalam, sedangkan dua anak tersebut hanya di pinggir. Jarak antara rumah korban dengan sungai hanya 150 meter. Jenazah Ari langsung dimakamkan di TPU Pandean Lodoyong, sore kemarin. Orang tua korban, Suwarto dan Sulasmi, tampak terpukul dengan kepergian anak ketiganya itu. Di rumah duka, malamnya digelar tahlilan. Para tetangga berdatangan untuk mendoakan bocah tersebut. (H14-37)

Meninggal usai Makan Durian

KENDAL- Suhartono alias Pendek (45), warga Kelurahan Patukangan, Kecamatan Kendal, tewas selang beberapa saat mengonsumsi durian. Minggu (13/1), dia tewas sesaat setelah dilarikan ke RSUD Soewondo, Kendal. Sebelum meninggal, korban bersama rekannya pesta durian. Setelah itu, korban bermaksud pulang. Namun, saat lewat di depan Pasar Kendal, tiba-tiba korban terjatuh.

Sejumlah saksi yang melihat peristiwa itu langsung melarikan korban ke rumah sakit. Namun, korban tak tertolong jiwanya. Aziz (30), salah seorang tetangga korban mengatakan, sejak lama korban memang memiliki riwayat penyakit jantung. Dia menduga, korban terlalu banyak makan durian, sehingga jantungnya tidak kuat dan akhirnya meninggal. Setelah dipastikan tidak ada kekerasan pada tubuh korban, Minggu (13/1), jenazah korban dimakamkan di pemakaman umum kelurahan setempat. (G15-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA