| Senin, 14 Januari 2008 | SEMARANG |
Cadangan Beras Pemkab MenipisGROBOGAN- Jumlah beras cadangan (CBP) 2007 yang dimiliki Pemkab Grobogan hingga kini terus menipis. Menipisnya persediaan beras mulai terasa setelah penyaluran bantuan untuk korban bencana alam di berbagai tempat. Kepala Bagian (Kabag) Ketahanan Pangan Pemkab Grobogan Ir Muhamad Hidayat mengatakan, di luar yang telah disalurkan, persediaan beras untuk penanganan bencana kini tinggal 3,2 ton. ''Stok beras untuk menangani bencana memang tinggal itu. Akan tetapi, masyarakat tidak perlu khawatir, karena persediaan beras dari pemerintah pusat untuk 2008 masih belum digunakan,'' ujar dia, Minggu (13/1). Dia mengemukakan, khusus untuk bencana banjir Pemkab telah menyalurkan bantuan beras 131,5 ton ke wilayah yang membutuhkan. Keseluruhan bantuan yang telah disalurkan berasal dari bantuan pemerintah pusat 100 ton, bantuan Pemprov 20 ton, APBD Grobogan 7,4 ton, serta sumbangan para donatur 7,1 ton. Bantuan yang disalurkan telah terserap sepenuhnya di daerah yang sedang mengalami bencana. Hidayat menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan diberikan dalam dua tahap. Yakni, ketika banjir datang, bantuan langsung disalurkan melalui dapur umum yang dibuka di sejumlah tempat. Kedua, bantuan disalurkan langsung pascaterjadinya banjir bagi warga yang tertimpa musibah. ''Bantuan disalurkan antara lain untuk warga Kecamatan Purwodadi, Toroh, Geyer, Klambu, Grobogan, dan Brati. Selain itu, masih ada beberapa kecamatan lain yang juga mendapat bantuan serupa,'' jelas dia. (H 41-37) |